Informasi

JADIAN YOK CAH MALANG, INOVASI-KREASI BARU MAHASISWA UNISMA

Selasa, 21 Juni 2016 - 21:01 WIB
Diposting oleh: Humas - Kategori: Kemahasiswaan

Malang– Bangga, itulah perasaan empat mahasiswa Universitas Islam Malang (Unisma) yang berhasil melakukan inovasi dan kreasi baru untuk menciptakan sebuah jam anti penyok dan pecah. Inovasi ini diberi nama “Jadian Yok Cah Malang”, singkatan dari Jam Dinding Anti Penyok dan Pecah Khas Malang.

Mereka yangberhasil itu adalah Ilmiatul Hasanah, Ulfatul Munawaroh, Moh Ainur Rofiq, dan Frian Dwi Kristanto, mahasiswa program studi Manajemen Fakultas Ekonomi Unisma. Inovasi ini merupakan salah satu di antara program kreativitas mahasiswa (PKM) skim kewirausahaan yang berhasil didanai pada tahun 2016 dari Kemristekdikti.

Awalnya, mereka hanya membuat jam dinding. Namun kini sudah ada varian lain yaitu jam duduk karena cocok buat suvenir. Untuk bahan, tim ini memilih limbah kayu bekas lemari dan perabotan lain, yakni kayu Meranti. Dari segi desain, tim ini sengaja mengusung tema khas Malang. Mereka membuat ukiran jam berbentuk bunga teratai simbol Tugu Ijen Boulevard.

Sejauh ini, lanjutnya, dari 16 buah jam yang diproduksi, sudah laku dua unit. Harganya Rp 85.000/buah. Untuk pengiriman, selain ada yang sudah dirakit jadi, juga bisa dirakit sendiri oleh pembeli.

Baut-baut bisa dilepas dan dipasang pembeli dengan diberi tutorialnya. Tentang kendala produksi, sejauh ini masih pada pembuatan teratainya. Sebab ada detil lekuknya dan belum memiliki alat sendiri. Ditambahkan Ulfatul, mereka akan mengerjakan produksi saat senggang kuliah.

Minggu ini, kami akan presentasi di hadapan tim Dikti untuk monitoring dan evaluasi (Monev). “Kami berharap dapat saran masukan yang lebih, sehingga inovasi yang kami kembangkan bisa lebih baik”, harap Ulfatul. Ke depan, kami ingin, mengembangkannya, agar muncul-muncul produk lainnya dengan mengusung tema khas Malang,” harap Ulfa.