Informasi

ICEBUSS FE UNISMA GELAR INTERNATIONAL CONFERENCE ON ECONOMICS, BUSINESS, AND SOCIAL

Selasa, 06 Desember 2016 - 11:24 WIB
Diposting oleh: Humas - Kategori: Kampus

 

International Conference on Economic , Business and Social Sciences (ICEBUSS) pertama digelar oleh Fakultas Ekonomi Universitas Islam Malang yang  bertempat di hotel Atria Malang. Konferensi ini diprakarsai oleh Fakultas Ekonomi Universitas islam Malang dalam rangka memperingati Lustrum unisma ke 36 bekerja sama dengan International Center for Banking and Corporate Governance Ukrainian Academy of Banking (Global Virtus for Corporate  Governance, Ukraine) dan didukung oleh  13  Perguruan tinggi di indonesia dan luar negri. Acara yang digelar selama 2 hari yaitu 6-7 desember 2016 ini memililki 2 pilar yaitu sesi presentasi hasil riset

( parallel Session )para peneliti, ilmuwan dan akademisi tentang berbagai topic area dibidang ekonomi, bisnis dan social science serta pemaparan keynote speaker  Prof. Raghavendra Rau dari Cambridge University tentang THE GLOBAL PATTERN OF ALTERNATIVE FINANCE.

 Dekan Fakultas Ekonomi Unisma, Nur Diana SE, MSi sekaligus Conference Chair  ICEBUSS 2016 menyatakan bahwa  ICEBUSS ini pada  hari pertama dan kedua ini memberikan kesempatan bagi para ahli, akademisi, praktisi ekonomi dan keuangan  serta bidang social science  untuk mendiskusikan beberapa isu  terkini yang mengarah kepada topic riset dibidang ekonomi, bidang akuntansi, manajemen, manajemen informasi, hukum, agama, bahasa dan lain sebagainya.Forum yang dikemas dalam format Call for papers ini memberikan kesempatan kepada  paper terpilih yang telah diseleksi dalam dua tahap (seleksi Abstrak  lolos 302 naskah  500 naskah masuk) dan seleksi Full Paper (dipilih 179 paper).Dari total 179  pengirim naskah abstrak dan full paper , 13 berasal dari peserta luar negeri. Peserta terpilih akan diminta untuk mempresentasikan naskahnya dan dinilai.Peserta terpilih akan diminta untuk mempresentasikan naskahnya dan dinilai lebih lanjut apakah layak mendapatkan Best Paper Award  dan layak dimuat di Jurnal partner Icebuss. Selanjutnya beliau menambahkan bahwa ICEBUSS ini merupakan ajang bergengsi untuk diseminasi hasil penelitian bagi para peneliti, akademisi, mahasiswa pascasarjana S2 maupun S3 kepada insan ilmiah guna berbagi  dan mendiskusikan temuan baru dan aplikasi dibidang ekonomi, bisnis dan ilmu sosial. Hal ini mempertimbangkan bahwa wacana intelektual akan menghasilkan kolaborasi di masa depan antara Universitas, lembaga penelitian dan industri baik lokal maupun internasional. Sebagai bentuk penghargaan untuk publikasi hasil pemaparan riset para peneliti ini ICEBUSS telah menggandeng 9 ( Sembilan )  jurnal partner yang berskala internasional dan 4 jurnal nasional terakreditasi Dikti.  Diantara 9 ( Sembilan) jurnal partner berskala internasional 4 diantaranya berindeks Scopus.

Opening ceremony kegiatan ICEBUSS 2016 ini dibuka oleh Rektor Universitas Islam Malang, Prof. Dr. H. Masykuri MSi yang dalam sambutannya mengapresiasi kegiatan diseminasi hasil riset dari para peneliti dan dengan ajang ini berharap  kedepan ada pengembangan hubungan profesional. Acara dilanjutkan penyerahan piagam cohost dan partner acara ICEBUSS 2016 dan selanjutnya   pemaparan Keynote Speaker  Prof. Raghavendra Rau ( Cambridge University) tentang The Global pattern of alternative finance. Dalam paparannya Prof Rau menyatakan bahwa lemahnya lembaga keuangan di dunia pasca  krisis keuangan serta pergerseran sosial ekonomi dan  budaya akan menentukan bagaimana keuangan ditetapkan di masa depan. Beliau mencontohkan industri keuangan alternatif  Inggris sendiri telah mengangkat lebih dari £ 1,6 miliar untuk individu, mulai  perusahaan kecil dan menengah, usaha sosial dan tujuan yang baik antara tahun 2011 dan 2015. Beberapa negara, terutama Amerika Serikat, Eropa dan pasar negara berkembang, sudah menyaksikan kegiatan pembentukan modal alternatif dan pembiayaan yang signifikan dalam bentuk  modal ventura, kredit konsumen, keuangan UKM, teknologi tinggi dan industri kreatif, sosial dampak investasi, pembangunan dan sektor renewable energy.( humas FE Unisma 6 Desember 2016)