Informasi

UNISMA Kirim 2 Mahasiswa Studi ke Thailand

Kamis, 05 Januari 2017 - 09:34 WIB
Diposting oleh: Humas - Kategori: Kampus

Internasionalisasi yang dilakukan Universitas Islam Malang (Unisma), terus digencarkan. Bukan hanya mengirimkan dosen ke luar negeri untuk menempuh studi, tapi kini melibatkan mahasiswa juga. Wakil Rektor I Unisma Prof. Drs H Junaidi MPd PhD menyampaikan, 2 mahasiswa yakni Saka Ilham Haqiqi dan Ayu Larasati dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Unisma akan dikirim ke Prince of Songkla University (PSU) Thailand, 6 Januari mendatang. Mereka akan menempuh studi selama 1 semester di Thailand. “Pendelegasian mahasiswa ke luar negeri ini baru kali pertama kami adakan.

Mahasiswa yang didelegasikan ke Thailand, tidak mengeluarkan biaya sedikitpun. Selama mereka studi disana , biaya hidup ditanggung Universitas. Jadi, memang betul-betul kesempatan luar biasa bagi mahasiswa yang dikirim ke sana. Proses seleksi untuk dapat dikirm ke sana juga berat, minimal TOEFL harus 550.

Sebelum mahasiswa Unisma tersebut terbang ke Thailand, Prof. Drs H Junaidi MPd PhD menyatakan, sebanyak 24 mahasiswa PSU dikirim untuk belajar bahasa dan kebudayaan Indonesia di Unisma selama 3 bulan. “mahasiswa asal PSU akan magang belajar bahasa Indonesia dan kesenian, sedangkan UNISMA mengirimkan dua dosen dan 2 mahasiswanya untuk mengajar bahasa Indonesia serta jurusan keilmuan lainnya. Proses kerja sama Unisma dan PSU ini direncanakan untuk mengembangkan riset kolaborasi 2 universitas itu. Sehingga, program ini tidak hanya bermanfaat untuk dosen ataupun mahasiswa, tetapi produk risetnya juga bisa diaplikasikan di masing-masing negara. “Jadi, aspek Tri Dharma Perguruan Tingginya betul-betul bisa diterapkan,” ujar Beliau.

Prof. Drs H Junaidi MPd PhD, menyatakan selama mata kuliah yang ditempuh di Thailand memungkinkan untuk dikonversikan dalam mata kuliah yang ditempuh di Unisma, tentu akan meringankan beban kredit kuliah mahasiswa tersebut. Jika tidak dapat dikonversikan, setidaknya mereka sudah dapat pengalaman berharga di luar negeri.

Ayu Larasati, salah satu mahasiswa yang dikirim ke Thailand mengungkapkan, dia akan mengambil 3 mata kuliah dari program yang diikutinya. Pembelajaran akan diikuti 1 semester. Awalnya, kami diberikan pilihan 5 mata kuliah. Namun, kampus merekomendasikan untuk memilih 3 saja.