Informasi

Wismilak Foundation Gelar Diplomat Success Challenge 2017 di UNISMA

Kamis, 08 Juni 2017 - 14:25 WIB
Diposting oleh: Humas - Kategori: Kampus

Selasa, 7 Juni 2017  Wismilak Foundation menggelar acara Talkshow Diplomat Succes Chalange (DSC) 2017. Kegiatan ini  merupakan sosialisasi untuk mengikuti ajang kompetisi yang berhadiah modal usaha sejumlah total Rp 2 miliar. Lebih besar dua kali lipat ketimbang tahun sebelumnya.

Hall Usman Mansoer Unisma tampak dipadati oleh lebih dari 250 peserta yang mengikuti Talkshow. Meski sedang menjalankan ibadah di bulan suci Ramadhan namun antusiasme peserta tetap tinggi. Seperti diketahui, kompetisi yang sudah dimulai sejak 2010 ini digelar untuk mendorong tumbuhnya wirausaha nasional, terutama kalangan muda.

Rentang usia yang diperkenankan mengikuti lomba yakni dari usia 20 hingga 45 tahun. Person in Charge (PIC) DSC 2017 wilayah Malang, Heri Wibowo pada acara tersebut menerangkan, talkshow yang diadakan di Unisma ini merupakan salah satu dari rangkaian sosialisasi yang dilakukan oleh panitia DCS 2017 dengan bekerjasama dengan Kampus Unisma.

Di Malang, sosialisasi digelar di tiga perguruan tinggi dan Unisma dipilih untuk yang pertama kalinya. Wibowo menyatakan, sosialisasi tersebut dilakukan guna menjaring wirausahawan maupun calon wirausahawan muda potensial.

“Program ini membuka peluang bagi wirausaha dan calon wirausaha yang mungkin saat ini masih bekerja profesional, para mahasiswa yang punya ide bisnis dan berminat untuk berwirausaha tapi terhambat masalah permodalan,” paparnya.

“Sebanyak 90 peserta yang lolos seleksi akan diminta mempresentasikan bussiness plan-nya di depan juri dan menjalani tahapan audisi,” pungkas Heri mengakhiri sambutannya.

Prof. Dr. H. Maskuri M.Si. dalam sambutan pembukaan kegiatan talkshow mengatakan bahwa Unisma sangat mendukung upaya pemberdayaan Entrepreneurship melalui kegiatan ajang kompetisi untuk memunculkan ide bisnis atau pengembangan bisnis yang sudah ada. Hal ini akan memicu dan memacu kegiatan untuk mengembangkan entrepreneurship di kampus sertan menumbuh kembangan semangat berwirausaha dikalangan mahasiswa.

Lebih lanjut Prof. Maskuri mengungkapkan bahwa Unisma ke depan sudah meletakkan pondasi kewirausahaan dalam matakuliah yang wajib diikuti oleh seluruh mahasiswa yang kuliah di Unisma. Hal ini seiring Unisma sudah menuju ke arah entrepreneurship University serta menuju ke Word Class Univesity.

"Mari kita upayakan pengembangan dan  pemberdayaan kewirausahaan dari berbagai sudut, Unisma ingin mencetak sarjana yang multipreneur yang mampu mengahadapi tantangan global sekarang ini", tandas Prof Maskuri.

Sebelumnya telah disampaikan oleh Prof. Drs. H. Junaidi Mistar Ph.D, Wakil Rektor I dan sebagai penanggungjawab kegiatan mengatakan program kewirausahaan si Unisma di rancang dan didesain untuk mencetak generasi bangsa yang berorientasi menciptakan pekerjaan, sehingga kegiatan ini harus ditangkap serta diupayakan pengembangan kerjasama kepada Wismilak Foundation untuk berbagai hal terkait dengan kegiatan kewirausahaan dan beasiswa.

Dalam kegiatan talkshow ini ditampillan dua pemateri hebat. Priyandaru Agung salah satu runner up DCS 2013 sekaligus Guest Speker menyampaikan pengalaman pribadinya dalam mengeluti dunia kewirausahaan dalam bidang pengembangan pakan ternak ikan, ayam bebek dan pengembangan tambak ikan,  yang sudah menghantarkan Ndaru menjadi wirusaha muda yang sukses. Dalam kesempatan tersebut, dia juga menyampaikan trik-trik untuk membantu para peserta dalam mengikuti ajang prestasi kali ini.

Sementara itu panelis selanjutnya adalah H. Noor Shodiq Askandar, SE., seorang pengusaha minuman AQNU dan Pembina Saudagar Muslim Indonesia Malang Raya serta Penasehat Perhimpunan Pengusaha Nahdliyin Malang Raya menyampaikan pentingnya memanfaatkan peluang usaha dengan ide pikiran yang kreatif, inofatif dan variatif.

"Dalam memunculkan kegiatan entrepreneurship kita harus memunculkan  produk berbeda atau melakukan cara berwirausaha yang beda.

"Ini yang menjadi nilai lebih seorang entrepreneurhip dan menjadi keunggulan tersendiri. Ide dasar membangun entrepreneruahip adalah punya kemauan untuk melakukan serta niat sucinya salah satunya akan memberikan kemanfaatan kepada manusia yang lainnya.

Lebih lanjut pria yang juga menjabat sebagai Wakil Rektor II Unisma menegaskan apa yang sudah dimulai mas Ndaru adalah sukses story yang harus menjadi inspirasi bisnis untuk para mahasiswa Unisma.

"Kalian harus belajar banyak untuk mencari ide bisnis untuk dijadikan peluang dalam memulai kegiatan entreprwneursip. Jadilah kalian generasi muslim yang kuat dan mampu memberikan kontribusi dalam memberdayakan kewirausahaan bagi kemaslahatan Ummat.

Kegiatan ini dikuti oleh para mahasiswa, para dosen dan para peneliti yamg antusias dari awal sampai akhir acara.

Acara diakhiri dengan sosialisasi pengisian ajuan proposal kompetisi DCS 2017 oleh pihak Wismilak Foundation. (Kho)