Informasi

HALAL BI HALAL UNISMA 1438 H

Selasa, 04 Juli 2017 - 11:32 WIB
Diposting oleh: Humas - Kategori: Kampus

Bulan Syawal digunakan untuk bersilaturahmi dengan orang tua, sanak saudara dan kawan kerabat. Momen Syawalan juga tak dilewatkan oleh Universitas Islam Malang (Unisma).  Seluruh jajaran Yayasan Unisma, Rektorat, Dosen, Karyawan, dan Perbankan menggelar halal bi halal, Senin (3/7/2017). Pada kegiatan itu tampak hadir beberapa keluarga pendiri dan sesepuh Unisma. Acara yang digelar di Hall Abdurrahman Wahid lantai 7 Gedung Pascasarjana Unisma yang dihadiri sekitar 500 undangan itu berlangsung santai namun tak mengurangi esensi silaturahmi. Pada kesempatan itu juga dilaunching dua lagu bertajuk tentang Unisma yang diciptakan oleh Taufik Karyadi mahasiswa Unisma sendiri.

Rektor Unisma, Prof. Dr. H. Maskuri, M.Si menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas dedikasi dari seluruh Civitas Akademika Unisma atas kinerjanya selama ini serta permohonan maaf. Sebagai wujud penghargaan itu semua Unisma mengumrohkan para pejuang Unisma mulai dari  mantan Rektor,  dosen dan karyawan yang terpilih.

Prof. Maskuri  memaparkan pentingnya warga Unisma untuk bisa meningkatkan kerukunan, kebersamaa, kesabaran dan kedermawanan. Pemberian penghargaan berupa Umroh ini semata-mata sebagai wujud penghargaan dari Unisma dan Unisma tidak pernah membeda-bedakan dari semua tingkatan dari para pegawai Unisma, ungkapnya.

Rektor asal Tuban ini juga menyatakan  Unisma ke depan harus mempunyai laboraturium yang lengkap, menguatkan dan meningkatkan penelitian dan pengabdian pada masyarakat, penulisan buku teks dan buku ajar serta penulisan jurnal yang banyak. Ini adalah prioritas utama Unisma tahun 2017/2018 dan sudah kita siapkan dana 2 sampai 3 miliar untuk mendukungnya, jelas Prof. Maskuri.

Unisma akan menjadikan masjid kampus sebagai prototipe untuk  pengembangan budaya dan peradaban serta pemberdayaan SDM dan Unisma juga akan fokus kepada peningkatan kualitas SDM terutama untuk jenjang kualifikasi pendidikan tingkat lanjut (S3). Disamping itu Gerak Lisan Utama akan dijadikan ikon kegiatan di tahun 2018 dengan skala nasional dan Internasional, papar Prof. Maskuri mengakhiri sambutannya.

Sementara itu, Ketua Dewan Pembina Yayasan Unisma, Prof. Dr. KH. Tholchah Hasan menyampaikan Mauidhoh Hasanah, bahwa kebersamaan dan kerukunan perlu senantiasa dipupuk dan dikembangkan dengan kecintaan.Kyai Tholchah juga menekankan bahwa Unisma harus kembali melakukan reaktualisasi terhadap mitos dan etos tentang nilai keikhlasan, kejujuran dan kerukunan dalam membangun serta membawa Unisma ke depan.

Kita akan dijauhkan dan dihindarkan dari bencana, musibah ataupun hambatan serta berbagai kesulitan jika kita mempunyai keikhlasan yang tinggi, kejujuran yang senantiasa terjaga dan kerukunan yang selalu terpelihara,pungkas Kyai Karismatik yang juga Pengasuh Yayasan Sabilillan Malang, mantan Menteri Agama RI sekaligus juga mantan Rektor Unisma tersebut. Acara halal bi halal diakhiri dengan kegiatan Mushafaqoh saling bermaafan dengan seluruh Civitas Akademika Universitas Islam Malang.(Khoi)