Informasi

UNISMA CANANGKAN PEMBELAJARAN INTERAKTIF

Kamis, 03 Agustus 2017 - 09:16 WIB
Diposting oleh: Humas - Kategori: Kampus

MALANG - Mengajar adalah kewajiban utama dosen, selain mengabdi dan meneliti. Karena itulah, Universitas Islam Malang (Unisma) mewajibkan para dosennya untuk bisa membuat media pembelajaran interaktif, dua arah. Berkenaan hal tersebut, Unisma menyelenggarakan workshop atau pelatihan pembelajaran media interaktif Microsoft kepada para dosen kemarin (20/7). Pelatihan ini bekerjasama dengan perusahaan konsultan pendidikan dan pengembangan SDM, PT. Infosis BLU yang diikuti oleh 81 dosen di Unisma dari berbagai fakultas.

Kepala Biro Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan (BAAK) Unisma Ir.Istirochah Pujiwati, MP mengatakan, pelatihan ini dilakukan untuk memberikan tambahan keterampilan kepada dosen-dosen Unisma. Agar media perkuliahan yang digunakan lebih interaktif dan komunikatif. 

“Walaupun dosen sudah berupaya membuat media interaktif, namun kriteria media interaktif yang ideal perlu terus dibenahi,” jelas Ka. Biro BAAK.

Beliau menjelaskan, media Interaktif yang diajarkan oleh Infosis BLU memang mempunyai ukuran. Media dikatakan interaktif jika memenuhi kriteria dan komponen yang digunakan sebagai kunci penyampaian. Misalnya, dengan menggunakan audio dan visual. Diajarkan juga cara memilih audio visual yang pas untuk materi penyajian. 

“Itulah memang yang kita cari. Standar, kriteria dan ukuran media itu bisa dikatakan interaktif,” sambungnya.

Unisma berpartner dengan INFOSIS BLU untuk mengembangkan potensi dosen mengajar bukan hanya sekadar menggugurkan tanggungjawab mengajar saja. Namun juga tanggung jawab agar ilmunya tersampaikan kepada mahasiswa.

Dosen, sambungnya kebanyakan bertanya dan berfokus pada media pembelajaran Power Point Text (PPT).  Namun, katanya lagi, selain PPT, dosen juga diajarkan cara menggunakan media lain secara interaktif. Misalnya, Photo Shop, untuk membuat tampilan lainnya yang lebih dinamis, atau media perkuliahan interaktif lainnya. 

Rektor Unisma, Prof. Dr. Maskuri, M.Si membenarkan pentingnya media perkuliahan yang interaktif. Menurutnya, dosen tidak hanya melakukan media pembelajaran yang inovatif saja. Namun juga harus interaktif dan komunikatif. “Sebab media perkuliahan itu penting sekali. Pertama yang akan digunakan mahasiswa untuk belajar adalah materi dari dosen. Selebihnya mereka akan belajar dari refrensi lainnya,” terangnya.

Prof. Maskuri pun berharap, nantinya dosen-dosen bisa mengimplementasikan pembelajaran pada pelatihan ini dengan baik kepada mahasiswa. Jadi mahasiswa bisa menyerap ilmu secara baik pula dari materi yang disampaikan