Informasi

SEJAHTERAKAN PETANI KOPI, MAHASISWA UNISMA DIRIKAN PADEPOKAN KOPI BTS

Sabtu, 29 September 2018 - 11:09 WIB
Diposting oleh: Humas - Kategori: Kampus

Sebanyak 15 mahasiswa Fakultas Peternakan Universitas Islam Malang (Unisma) mengajak puluhan petani kopi di Desa Sumberejo untuk membranding kopi supaya bernilai jual tinggi. Ide ini tercetus lantaran desa tersebut terkenal dengan hasil kopinya yang melimpah sementara nilai jualnya masih rendah.

Mayoritas petani kopi disana menjual biji kopi dalam bentuk kering tanpa pengolahan khusus sehingga hanya laku dipasaran Rp 15 ribu per kg. Sementara apabila pemetikan dilakukan saat biji kopi masih berwarna merah disertai dengan pengolahan maksimal harga jual mampu menembus Rp 35 ribu per 100 gram.

“Untuk itu kami berinisiatif mendirikan padepokan kopi BTS (Bromo Tengger Semeru) untuk melakukan pembinaan dan pelatihan kepada petani kopi di Desa Sumberejo,” ujar ketua tim, Daniar Dwi Absari.

Pembinaan ini sudah dilakukan 15 mahasiswa Fakultas Peternakan Unisma sejak Juni lalu. Meskipun baru sekitar 4 bulan, namun target yang ingin dicapai mulai terwujud. Dari puluhan petani, beberapa diantaranya sudah mau mengikuti proses yang dianjurkan.

Selain pembinaan proses pemetikan, sortasi, perambangan, fermentasi, pulper, penjemuran, buler, grading hingga roasting, para petani nantinya juga akan diberi pelatihan pengemasannya.