Empat Prodi Menangkan Hibah Kurikulum Kampus Merdeka

Universitas Islam Malang (Unisma) kembali memenangkan hibah kompetisi Kemendikbud. Kali ini hibah untuk melaksanakan kerjasama kurikulum Kampus Merdeka yang melibatkan empat program Studi.  Yakni Pendidikan Bahasa Inggris, Pendidikan Matematika, Ilmu Hukum dan Teknik Sipil. Nilai kontraknya pun cukup besar. Secara kumulatif sebesar Rp 240 juta atau Rp 60 juta per prodi.

Wakil Rektor 1 Bidang Akademik Unisma Prof. Drs. H. Junaidi, M.Pd., Ph.D mengatakan, dana hibah ini digunakan untuk menerapkan kebijakan Merdeka Belajar atau Kampus Merdeka. Pada kebijakan ini mahasiswa diberi hak untuk kuliah di luar prodinya.

Bisa kuliah di kampus sendiri atau di kampus lain, bahkan di luar negeri sekalipun secara kumulatif jumlah SKS-nya sampai 60 SKS.

“Di dalam prodinya sendiri sebanyak 20 SKS, sisanya di luar prodi. Lamanya bisa sampai dua semester,” ujarnya.

Dana hibah tersebut diarahkan untuk merombak kurikulum agar sesuai dengan kebijakan Kampus Merdeka atau Merdeka Belajar. Tujuannya agar bisa mengakomodasi hak-hak mahasiswa. “Desember ini konsep kurikulum baru ini harus selesai semua,” tambahnya.

Wakil Rektor 1 Unisma ini menambahkan hibah kurikulum Merdeka Belajar didapat oleh beberapa program studi saja. Tetapi imbas positifnya harus dirasakan oleh prodi yang lain.

“Misalnya ikut bergabung dalam seminar atau workshop yang digelar prodi pemenang hibah. Semua prodi kita undang sehingga kemanfaatannya lebih luas,” terangnya.

Tidak hanya hibah ini saja yang berhasil didapat Unisma,  Kemendikbud sebelumnya juga menggelontor dana hibah untuk suksesnya program Kampus Merdeka.  Antara lain hibah center of excellent. Lebih familiar dengan istilah program bantuan Kampus Merdeka, satu PT satu proposal. Waktu itu Unisma berhasil mendapatkannya dengan proposal Prodi Bahasa dan Sastra.

Selanjutnya ada hibah transfer kredit internasional diberikan untuk mahasiswa agar menempuh mata kuliah di luar negeri. Ketentuannya satu perguruan tinggi mengirim tujuh proposal.

Dan lagi-lagi Unisma memenangkan hibah tersebut. Bahkan untuk tujuh proposal sekaligus. Dana hibah untuk tujuh mahasiswa ini, diratakan untuk 30 mahasiswa. Dan mereka saat ini sedang persiapan kuliah online di Moscow City University, Rusia.