MAHASISWA UNISMA RAIH JUARA 1 DAN JUARA FAVORIT DITA BUDAYA DAN MUSEUM KOTA MALANG

Kecintaannya kepada budaya tumbuh sejak kecil. Didukung dengan lingkungan keluarga yang juga cinta budaya nusantara, membuat Bagas Setyo Anggoro akrab dengan ragam jenis seni budaya nusantara. Ia juga sering mengikuti perlombaan seni sejak duduk di bangku Sekolah Dasar. Bahkan beberapa kali mengikuti lomba dalang cilik dan menuai prestasi.

Kecintaannya pada budaya nusantara mengantarkan Bagas, mahasiswa Universitas Islam Malang (Unisma) ini pada audisi Duta Budaya Dan Museum Kota Malang. Tidak hanya lolos audisi, ia juga sukses menjadi juara satu. Gelar Duta Budaya Dan Museum Kota Malang disematkan kepadanya usai grand final pada Kamis (18/6) lalu.

“Alhamdulillah ini kejutan bagi saya, karena rivalnya hebat-hebat. Ini semua berkat dukungan keluarga, para dosen dan teman-teman,” ungkapnya.

Bagas merupakan mahasiswa yang aktif dalam berbagai even perlombaan. Terutama yang yang terkait dengan audiensi duta. Beberapa waktu lalu, ia juga mengikuti pemilihan putra-putri fakultas. Dan tahun lalu, mahasiswa Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan (FKIP) ini dinobatkan sebagai Juara 1 Duta Pemuda Kabupaten Malang.

 Ungkapan syukur juga disampaikan Juara Favorite Duta Budaya Dan Museum yang juga diraih mahasiswa Unisma Muhammad Fachris. Ia bersyukur akan kesempatan yang diperoleh untuk mengikuti audisi Duta Budaya dan Museum Kota Malang. “Selagi masih muda kita maksimalkan kesempatan yang ada. Kalau itu untuk kebaikan kita kenapa tidak,” ujar mahasiswa Fakultas Hukum Unisma ini.

Menurutnya keberadaan duta budaya dan museum harus menjadi mediator untuk lestarinya budaya serta berkembangnya museum. “Karena itu aset kekayaan kita, maka perlu kita lestarikan. Duta budaya akan menjalankan fungsinya sesuai kepercayaan masyarakat dan pemerintah,” tuturnya.