Prodi Hukum Keluarga Islam Unisma Raih Akreditasi Unggul

Program Studi (Prodi) Hukum Keluarga Islam (Ahwal Syakhshiyyah) Fakultas Agama Islam (FAI) Unisma meraih akreditasi unggul. Torehan prestasi tersebut resmi dikeluarkan melalui SK dan sertifikat dari BAN-PT, kemarin (17/2).

Rektor Unisma Prof Dr Maskuri MSi mengungkapkan akreditasi unggul ini memenuhi 9 standart. Mulai dari sisi Sumber Daya Manusia (SDM), kurikulum, sarpras, perpustakaan, penelitian pengabdian masyarakat, kerjasama, alumni dan pengguna. Termasuk juga dinilai bagaimana membangun suatu leadership yang baik dari tingkat prodi hingga tingkat universitas. “Kita mendapatkan nilai sangat tinggi sekali yakni skornya 374 skornya. Biasanya untuk mencapai 367-368 itu berat sekali. Tapi alhamdulillah kita berada di nilai 374,” terangnya.

Karena menurut Maskuri, jumlah doktor di prodi ini mencapai 60 persen. Juga jumlah Lektor Kepala di atas 50 persen. “Ini menunjukkan bahwa prodi Hukum Keluarga Islam memiliki daya saing dan punya keunggulan khusus. Pun kita terus bekerjasama, baik dengan dalam maupun luar negeri utamanya dalam pengembangan prodi,” tegasnya.

Sejatinya, dijelaskan Maskuri, prodi ini sudah berdiri cukup lama, yakni sejak 1981. Torehan akreditasi unggul ini pun sejalan dengan perkembangan Unisma dalam 6 tahun terakhir ini. “Saya dulu diwarisi dengan akreditasi C masih berjumlah 13 prodi dan lainnya B, ada sekitar 27 prodi. Sekarang jumlah total prodi 35 dengan akreditasi A berjumlah 10 prodi, akreditasi B berjumlah 23 prodi dan ada 2 prodi baru akreditasi C,” paparnya.

Dampaknya dari torehan akreditasi ini pun akan menjadi daya saing. Artinya, kata Maskuri, masyarakat akan melihat, jika mendapat predikat unggul maka kualitasnya bagus. Sehingga daya tarik minat masyarakat dari waktu ke waktu akan semakin bagus. “Itu terbukti karena animo masyarakat yang mendaftar di prodi ini juga semakin meningkat jumlah pendaftarnya,” tandasnya.

Maskuri menargetkan ke depan prodi di Unisma akan meraih akreditasi internasional. Dia menyebutkan 7 prodi sudah dipersiapkan dan sudah diproses. “Target Mei sudah submit untuk akreditasi ASIC (Accredittation Service for International Schools, Colleges & University) dan FIBAA (The Foundation for International Business Administration Accreditation),” pungkasnya.