Malang. Sabtu, 16/01/2016, Universitas Islam Malang (Unisma) menjalin kerjasama dengan Badan Koordinasi Madrasah Aliyah Swasta (BKMA) Kabupaten Jombang. Bentuk kerjasama tersebut berupa pemberian beasiswa kepada lulusan Madrasah Aliyah (MA) Swasta Jombang. Kerjasama itu disepakati dalam Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) antara Unisma dengan BKMA Jombang. “Kami akan memberikan informasi tentang pendaftaran mahasiswa baru sejak jauh-jauh hari sebelum pembukaan pendaftaran mahasiswa baru. Tujuannya agar siswa dapat mempersiapkan persyaratannya,” jelas Rektor Unisma, Prof. Dr. H. Maskuri M.Si.
Bentuk beasiswa yang diberikan berupa potongan biaya pendidikan selama kuliah di Unisma. Hal ini untuk memberikan kesempatan kepada lulusan MA di Kabupaten Jombang menjadi mahasiswa Unisma. Beasiswa tersebut diberikan kepada siswa MA Swasta Jombang yang berprestasi. Hal ini merupakan bentuk kepedulian Unisma terhadap lulusan MA di Jombang agar dapat melanjutkan studi di jenjang yang lebih tinggi.
Tak hanya itu, Unisma juga bersedia menjadi pemateri dalam pelatihan yang diadakan oleh MA di Kabupaten Jombang, Dengan adanya kerjasama ini, diharapkan MA dapat meningkatkan kualitasnya. Menurut Rektor Unisma, langkah utama peningkatan kualitas MA diawali dengan meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM). Semakin tinggi kreativitas dan inovasi SDM di lingkungan MA maka kualitas akan semakin meningkat.
Lebih lanjut Maskuri mengatakan selain berkompeten, SDM di MA harus memiliki spritualitas yang tangguh. Tak hanya inovatif, mereka juga harus berakhlak baik. “Pendidik tidak hanya profesional, tetapi mereka juga sopan, berakhlakul karimah dan menjunjung tinggi nilai-nilai yang dikembangkan Nahdlatul Ulama,” katanya.
Pada kesempatan itu pula, Unisma menggelar seminar untuk BKMA Swasta Kabupaten Jombang. Seminar ini bertema kebijakan dan isu-isu aktual dalam dunia pendidikan dan pembelajaran berbasis Information and Communication Technology (ICT). Selain memberikan motivasi, Rektor Unisma juga menyampaikan materi tentang kebijakan dan isu-isu aktual dalam dunia pendidikan. Menurutnya, pendidik harus dapat meningkatkan eksistensinya di tengah era globalisasi. MA yang merupakan pendidikan berbasis Islam harus mampu bersaing di era globalisasi saat ini.
Sementara itu, Dr. Sri Wahyuni, M.Pd, pemateri selanjutnya, yang juga merupakan Wakil Dekan I, FKIP Unisma menyampaikan materinya yang berjudul “Peran Teknologi, Informasi dan Komunikasi (TIK) atau ICT dalam Peningkatan Mutu Pendidikan dan Pembelajaran”. Dalam paparannya, ia menjelaskan secara rinci cakupan ICT, level ICT, manfaat pembelajaran berbasis ICT, penyebab tidak digunakannya ICT, teknologi dan ragam media pembelajaran berbasis ICT, dan kriteria pemilihan media. ”ICT sebagai alat bantu pembelajaran dapat mempermudah memahami materi-materi, pembelajaran lebih menarik, mengatasi keterbatasan ruang, waktu, dan tenaga.” Tuturnya. Acara tersebut dihadiri sekitar 400 Kepala Sekolah dan Wakil Kepala Sekolah BKMA Swasta seKabupaten Jombang. (uni/nin)




