Fakultas Ekonomi Unisma jalin kerjasama dengan First Brand yang ditandai dengan dilakukannya penanda tanganan MoU antara kedua lembaga tersebut. Pada Hari Sabtu, 18 Februari 2017 bertempat di Hall K.H Oesman Mansoer.Orientasi kerjasama diarahkan dalam peningkatan capacity building dan penguatan kualitas materi mata kuliah Etika Pengembangan diri yang akan diberikan kepada mahasiswa dan calon lulusan.Mata kuliah etika dan pengembangan diri merupakan mata kuliah yang tujuaannya untuk memperkuat kompetensi soft skill para mahasiswa agar sesuai dengan harapan user saat mereka lulus.
Sebelum kegiatan penandatanganan MOu dilaksanakan, Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Islam malang Nur Diana SE, MSI menyatakan dalam sambuatannya Mahasiswa Ekonomi Unisma harus mempunyai etika diri yang kuat serta performance yang bagus sehingga bisa bersikap profesional. Untuk menumbuhkembangkan sikap ini pada mahasiswa Fakultas Ekonomi telah bekerjasama dengan mitra diantaranya First Brand yang merupakan lembaga kredibel dalam meningkatkan kapasitas dan kompetensi sumberdaya manusia sehingga menjadi SDM yang kompetitif. Untuk itu FE Unisma mengucapkan apresisasi dan terima kasih atas bergabungnya lembaga First Brand.
Ditambahkan pula bahwa matakuliah etika pengembangan diri, mahasiswa tidak sekadar menonjolkan kemampuan hardskill saja tetapi soft skill mahasiswa harus diasah sebelum mereka masuk dunia kerja agar nantinya siap menghadapi dunia persaingan yang makin kompetitif, tambahnya.
Kegiatan ini akan dirancang selama satu semester dan materi yang akan diberikan pada matakuliah ini yaitu: materi motivasi kerja, service excellent, psikotes, performance. emampuan public speaking, menulis, pemecahan masalah, people management, menangani tekanan, creativity, manajemen waktu dan “Engaging” dan Kolaborasi.
Achmady, Direktur Eksekutif First Brand, dalam sambutannya menjelaskan bahwa para mahasiswa harus punya kemampuan diri dalam beretika yang baik dan mempunyai kepribadian yang baik. Ini adalah merupakan sesuatu yang dibutuhkan oleh dunia kerja. Perilaku yang baik akan bisa membawa pengaruh kepribadian seseorang menjadi semakin bagus dan kuat dan oleh karenanya harus dikembangkan dalam lingkungan kehidupan perguruan tinggi agar kompetensi diri bisa diraih dan dicapai, tandasnya.
Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran pimpinan FE Unisma dan 400 peserta etika pengembangan diri mahasiswa prodi manajemen dan prodi akuntansi. Dipihak lain guna penguatan soft skill dan hard skill FE telah menggandeng berbagai mitra yg nantinya turut andil dalam menggembleng kompetensi mahasiswa FE diantara PT Bursa Efek Indonesia, PT IPOT , perusahaan perbankan , lembaga profesi IAI, lembaga profesi AMA, lembaga Pshikologi , perusahaan sekuritas, perusahaan perbankan syariah maupun konvensional dan lainnya




