
Wakil presiden (Wapres) terpilih Jusuf Kalla (JK) berjanji akan memperhatikan kebutuhan santri Pondok Pesantren (Ponpes). Dalam pemerintahannya, para santri akan mendapatkan pelayanan kesehatan kesehatan gratis, pendidikan murah dan berkualitas, serta kesejahteraan.
Janji itu dilontarkan JK, panggilan akrab Jusuf Kalla, saat memberikan sambutan dalam silaturahmi dan halal bihalal muslimat NU se-Jatim yang digelar diponpes Bahrul Magfiroh, lowok waru, kota malang, sabtu (13/9) kemarin.”Bagaimana mencerdaskan bangsa? Tentu kami upayakan berbagai cara,”ujar JK di hadapan ribuan kader Muslimat yang memadati halaman aula ponpes Bahrul Magfiroh.
“Tugas pemerintah mengatur regulasi agar masyarakat merasakan pelayanan yang baik,” tambah JK yang mengenakan batik coklat dipadu celana hitam.
JK tiba di ponpes Bahrul Magfiroh pukul 10.30, dengan didampingi beberapa tokoh nasional. Di antaranya mantan Ketua Umum PBNU Hasyim Muzadi dan Ketua Umum PP Muslimat NU Khofifah Indarparawansa. Selain itu, hadir danlanud Abdulrachman Saleh Marsma TNI Sungkono, Walikota Malang Moch. Anton, Bupati Malang Rendra Kresna, mantan Menteri Agama Prof. Dr. KH. M. Tholhah Hasan, dan Ketua Pimpinan Wilayah (PW) Muslimat NU Jatim Masruroh Wachid. Sedangkan tuan rumah, yakni pengasuh ponpes Bahrul Magfiroh KH Lukman Al Karim turut mendampingi.
Selanjutnya, rombongan JK menuju ke pondok pesantren Sabilorrosyad di Gasek yang diasuh KH Marzuki Mustamar. Setelah dari Gasek, rombongan mengarah ke savana Hotel & Convention Center. Di Savana, JK Bertemu Kedokteran (FK) Universitas Islam Malang. JK menetapkan penambahan program Pondok Pesantren Ar-Razi untuk mahasiswa.
Dekan FK Unisma Dr. Hardadi Airlangga, SpPD, menjelaskan, penambahan program ini dikarenakan testimoni dari para orang tua mahasiswa yang sangat mendukung program ini. Menurutnya, program ponpes yang awalnya hanya satu tahun.
Dalam program tersebut, nantinya mahasiswa akan tinggal dipondok pesantren Ar-Razi yang terletak di Rusunawa belakang kampus Unisma.




