[:id]
Dosen Universitas Islam Malang (Unisma) berhasil menemukan formula pupuk yang dapat melawan penyakit degeneratif. Selain itu, dengan pupuk ini telah terbukti membuahkan hasil panen yang melimpah.
Menurut dosen sekaligus Dekan Fakultas Pertanian Unisma yang berhasil menemukan pupuk tersebut, Dr Ir Nurhidayati MP, bahwa pupuk temuannya ini ia beri nama Multipurpose Vermicompost (MPV). Formula MPV ia temukan dari hasil penelitian unggulan perguruan tinggi sejak tahun 2015. Sampai saat ini pun masih terus dilakukan penelitian pada berbagai jenis tanaman hortikultura.
“Aplikasi MPV ini pada tanaman sayuran organik telah terbukti dapat meningkatkan kandungan nutrisi sayuran. Dengan kandungan nutrisi yang lebih tinggi, berarti produk sayuran yang dihasilkan mengandung produk pangan yang sangat penting bagi kesehatan untuk mencegah penyakit degeneratif,” ungkap Dr. Nurhidayati.
Dijelaskannya, penggunaan tanpa henti dari agrokimia dapat menyebabkan pencemaran lingkungan dan kualitas sayuran menurun baik ditinjau dari kandungan gizi maupun daya simpan sayuran tersebut. Produk-produk pertanian semacam ini bila dikonsumsi oleh manusia akan menimbulkan akumulasi racun dan radikal bebas yang menyebabkan munculnya penyakit
Menurut Dr. Nurhidayati, tanaman organik memiliki manfaat yang sangat signifikan bagi kesehatan manusia karena produk organik memiliki kandungan gizi yang tinggi dan bebas dari residu bahan kimia yang berbahaya sepeti pestisida kimia dan residu nitrat yang berlebihan di dalam tanah.
Ia juga menjelaskan bahwa uji produk MPV telah dilakukan di green house dan di lapangan pada beberapa tanaman sawi Pak-coi, Kubis, Brokoli dan Jagung manis memberikan hasil yang signifikan lebih tinggi dari pada yang menggunanakan pupuk anorganik, bahkan mampu memberikan efek residu dengan 4 kali penanaman tanpa penambahan pupuk lagi.
Hasil uji MPV pada tanaman selada keriting terbukti meningkatkan kandungan antioksidan, kandungan vitamin C, kandungan klorofil dan kandungan mineral dalam selada keriting dibandingkan dengan yang menggunakan pupuk kimia (anorganik). “MPV ini juga telah diuji cobakan pada tanaman kangkung dan terbukti memberikan hasil dan kualitas lebih baik dibandingkan yang menggunakan pupuk anorganik,” lanjutnya.[:en]
A lecturer of Unisma has managed to invent a fertilizer formula that could fight degenerative diseases. In addition, this fertilizer has been proven to produce abundant yields.
The lecturer who is also a dean of the Faculty of Agriculture of Unisma who has invented the fertilizer, Dr. Ir Nurhidayati MP, stated that she named the fertilizer Multipurpose Vermicompost (MPV). The invention of the MPV formula is as the results of her research through leading university competitive grant since 2015. Until now, research on the application of MPV to various types of horticultural plants is still being conducted.
“This MPV application in organic vegetable plants has been proven to increase the nutritional content of vegetables. With higher nutritional content, the vegetable contain nutrients which are very important for health to prevent degenerative diseases, “said Dr. Nurhidayati.
She explained that the relentless use of agrochemicals can cause environmental pollution and decreased vegetable quality both in terms of nutritional content and storability of these vegetables. Agricultural products of this kind when consumed by humans will cause the accumulation of toxins and free radicals that cause diseases.
Dr. Nurhidayati further said that organic plants have very significant benefits for human health because organic products have high nutritional content and are free from harmful chemical residues such as chemical pesticides and excessive nitrate residues in the soil.
She also explained that the MPV product tests have been carried out in the green house and in the field on some Pak-coi mustard greens, cabbage, broccoli and sweet corn which gave significantly higher results than those using inorganic fertilizer, even able to provide residual effects by 4 times planting without adding more fertilizer.
MPV test results on curly lettuce have shown to increase antioxidant, vitamin C content, chlorophyll and mineral contents in curly lettuce compared to those using chemical fertilizers (inorganic). “This MPV has also been tested on water spinach plants and has shown to provide better results and quality than those using inorganic fertilizers,” she continued.[:ar]
كشفت احدى أستاذات جامعة مالانج الإسلامية، والتي أصبحت عميدة لكلية الزراعة، د. م. نور هدايتي موادا أساسية لصناعة الأسمدة العضوية يمكن من خلال استخدامها زيادة المحاصل الزراعية ومحاربة أمراض الشيخوخة، وقد أطلق على هذه الأسمدة اسم Multipurpose Vermicompost (MPV)، علما أن البحث عنها قد بدأ منذ عام 2015، ولا يزال تجربتها حتى الآن على الأنواع المختلفة من النباتات البستانة، سواء كانت داخل البيوت المحمية أو في المزارع المفتوحة، والنتيجة تثبت أنها تزيد المحتوى الغذائي في النباتات وتحمي مستهلكيها من أمراض الشيخوخة، ومن حيث المحاصل تشير النتيجة كذلك إلى نسبة أعلى بكثير من النباتات الغير العضوية. قالت د. م. نور هدايتي إن الاستخدام المستمر للأسمدة الكيماوية قد تسبب تلوث البيئة وتقليل جودة المحتوى الغذائي، ومدة التخزين، بالإضافة إلى تراكم السموم داخل النباتات حتى تضر الناس عند أكلها. وبالعكس إن النباتات العضوية قد تفيد في صحة الإنسان، لما فيها من المحتوى الغذائي العالي وتخلو من المخلفات الكيميائية الضارة، مثل: المبيدات الكيميائية، والنترات المفرطة في التربة. وقد تمت هذه التجربة في بعض أنواع الخضروات، مثل: الخردل الباكستانية، والملفوف، والبروكلي، والذرة الحلوة.[:]



