FEB Sikapi Era 4.0 Dengan Kompetensi Hardskill Dan Softskill

Tuntutan dunia Bisnis yang semakin berkembang, serta gempuran Revolusi Industri 4.0 menuntut sumber daya manusia (SDM) unggul dan memiliki skill yang tinggi. Sebagai lembaga pendidikan tinggi yang mengedepankan kualitas Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Islam Malang (UNISMA) menyadari bagaimana menyiapkan SDM yang berkualitas sehingga mendukung Indonesia Maju.
Berdasarkan hal tersebut, pada pekan lalu, FEB Unisma menggelar Talkshow dengan tajuk “Pengembangan Diri Lulusan dalam Menghadapi Tantangan Zaman”. Dengan narasumber anggota DPR RI, Arzeti Bilbina SE, MAP.

Acara yang difokuskan untuk calon lulusan ini dibuka Dekan FEB UNISMA Nur Diana, SE., M.Si, yang dalam sambutannya mengatakan, bahwa FEB Unisma memiliki kewajiban menghasilkan lulusan yang kompeten dengan memperkuat kompetensi hardskill dan softskill.

Hardskill sudah diperkuat melalui penguasaan ilmu pengetahuan. Namun penguasaan softskill menjadi hal yang sangat urgen khususnya di Era Revolusi Industri 4.0. “Untuk itulah kami berharap melalui kegiatan talkshow bersama Bu Arzeti dengan tujuan untuk memberikan motivasi dan memperkuat kompetensi softskill lulusan,” ucapnya.

Sementara itu, Arzeti Bilbina yang juga seorang model ini banyak menggugah mahasiswa dengan memberi motivasi agar lebih memiliki kepercayaan diri. “Sebagai Agent of Change, pemuda pemudi harus memiliki visi ke depan dan mampu menyelesaikan masalah,” katanya.

Dalam paparannya, Arzeti juga mengajak calon lulusan FEB Unisma mampu mengembangkan dan menggali potensi diri agar bekerja fokus dan menjaga profesionalitas. “Pilih mengerjakan satu pekerjaan dulu, tetapkan dengan baik dan fokus dalam pencapaian target pekerjaan tersebut,” tegasnya.

Talk Show yang berlangsung sangat menggugah antusias audien ini, berlangsung meriah dan menginspirasi. Banyak audiens yang mengajukan pertanyaan, diantaranya seputar trik bagaimana lolos wawancara kerja. “Bangun rasa percaya diri anda, personality, etika dan estetika, gestur tubuh harus baik saat wawancara,” papar Arzeti, berbagi tips.

Acara yang diikuti sekitar 800 audiens ini diharapkan mampu menumbuhkan motivasi diri dan potensi diri peserta sehingga calon lulusan mampu mempersiapkan diri menghadapi tuntutan kebutuhan dunia kerja, seiring dengan perubahan zaman.

Share this: