UNISMA BANGUN SDM GURU DI NUSA TENGGARA BARAT

Rektor Universitas Islam Malang Prof. Dr. H. Maskuri, M.Si., bersama Wakil Rektor 2 H. Noor Shodiq Askandar, SE,MM, dan Wakil Direktur Pasca Bidang Akademik Dr. H. Nur fajar Arief, M.Pd. selama dua hari, sejak Jumat (31/1) lalu, berada di Nusa Tenggara Barat. Kunjungan itu sebagai program Unisma untuk mengembangkan sumber daya manusia (SDM) di Lombok, terutama untuk pendidik dan tenaga kependidikan yang ada di lingkungan Ma’arif.

Dalam kesempatan tersebut Rektor Unisma Malang beserta Wakil Rektor 2 Unisma H. Noor Shodiq Askandar SE., MM menjadi narasumber dalam kegiatan stadium general di Pondok Pesantren Al-Manshuriyah Ta’limusshibyan Bonder Lombok Tengah. Tema yang diangkat Menjadi Guru Hebat di Era Revolusi Industri 4.0 dan Penguatan Kelembagaan dalam rangka Meningkatkan Mutu Pendidikan NU di Era Revolusi Industri 4.0.

Prof. Maskuri menjelaskan, era revolusi industri 4.0 menuntut para guru untuk menjadi hebat. Guru tidak cukup hanya menguasai materi pelajaran, tetapi juga kemampuan untuk mengembangkan proses pembelajaran menjadi lebih kreatif.

“Ini selaras dengan konsep merdeka belajar. Dan guru sendiri tidak lagi disibukkan dengan hal-hal yang bersifat administratif. Dia akan lebih fokus menjadi dinamisator, motivator, mediator dan inspirator,” tuturnya.

Dalam kesempatan di NTB tersebut, Rektor Unisma dan tim juga bersilaturahmi ke Pesantren Al Islahuddiny Lombok Barat, yang diasuh oleh Tn. Guru Drs. Muklis Ibrahim, M.Si., yang merupakan alumni Unisma. Muklis Ibrahim dikenal sebagai penggiat dan pemerhati pendidikan yang telah berhasil mengembangkan 55 Ponpes.

Di pondok pesantren tersebut Maskuri juga melakukan penguatan untuk para santri agar mereka semakin siap beradaptasi dengan dunia era generasi Z. Rombongan Unisma juga bersilaturrahmi ke Pesantren Qomarul Huda Bagu, Lombok Tengah. Pesantren tersebut diasuh Tn. Guru Turmudzi, yang juga Muhtasar PBNU.

Share this: