
Akhmad Kanzul Fikri, M.Pd., alumni Program Studi Bahasa Inggris FKIP UNISMA angkatan 2011, kembali menorehkan prestasi di kancah internasional. Pria yang akrab disapa Gus Fikri itu terpilih mengikuti NextGen Leader 2025 di Jerman, sebuah forum yang mempertemukan ratusan peserta dari berbagai negara untuk membahas wacana global mengenai entrepreneurship dan pendidikan (24 Nov-4 Des).
Agenda ini terselenggara melalui kerja sama dengan Exocloud, sebuah lembaga yang aktif mengembangkan talenta muda lintas negara. Dalam ajang bergengsi tersebut, Gus Fikri mendapatkan predikat fully funded, sebuah pengakuan atas rekam jejak dan kontribusinya pada dunia pendidikan berbasis inovasi. Prestasi ini sekaligus menunjukkan daya saing lulusan UNISMA yang mampu bersaing di tingkat dunia dan menjadi representasi Indonesia dalam forum kepemimpinan global. Kesempatan ini juga membuka ruang kolaborasi internasional yang lebih luas bagi Gus Fikri dalam pengembangan program pendidikan di tanah air.
Semasa kuliah di UNISMA, alumni yang kini menjabat sebagai Ketua Yayasan Al-Aqobah Jombang ini dikenal aktif mengikuti kegiatan perkuliahan maupun organisasi kemahasiswaan. Keterlibatan intensnya dalam dinamika kampus itulah yang kemudian membentuk fondasi kepemimpinan dan jejaring profesional yang terus ia bawa hingga sekarang. Selain itu, pengalaman akademik yang ia peroleh menjadi titik awal yang memperkuat kepercayaan dirinya untuk terus bergerak dalam bidang pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia.
Dalam kesempatan terpisah, Gus Fikri menyampaikan bahwa salah satu keunggulan UNISMA adalah ekosistem akademiknya yang hangat dan progresif. Menurutnya, kampus ini tidak hanya mendorong mahasiswa untuk unggul secara akademik, tetapi juga membuka ruang bagi kreativitas, kepedulian sosial, serta kemampuan memimpin. “UNISMA memberi banyak ruang untuk tumbuh menjadi pribadi yang utuh. Itu modal berharga untuk menghadapi dunia profesional,” ungkapnya.
Gus Fikri juga menyampaikan rasa syukurnya pernah menjadi bagian dari keluarga besar UNISMA Malang. Ia menilai pengalaman kuliah di sana menjadi pijakan penting yang membawanya hingga pada kesempatan berkiprah di panggung internasional. Dengan kiprah terbarunya di NextGen Leader 2025, ia berharap dapat terus membawa nama baik UNISMA dan memberi inspirasi bagi generasi muda Indonesia. Prestasinya menjadi bukti bahwa lingkungan akademik yang suportif mampu melahirkan pemimpin baru yang berdaya saing global.


