Universitas
Islam Malang

Universitas
Islam Malang

fk unisma

Diminta Teladani Lee Kuan Yew

Wakil Rektor Universitas Islam Malang (Unisma) yang baru saja dilantik, di ruang sidang Unisma, mendapatkan pesan khusus dari  Prof. Dr. KH. M. Tholcah Hasan, Ketua Dewan Yayasan Unisma. Drs. H. Junaedi Mistar, Ph.D., Wakil Rektor  Bidang Akademik dan Kerjasama, Noor Shodiq Askandar, SE., MM., Wakil Rektor  Bidang Administrasi Umum dan Keuangan, dan serta Dr. Ir. H. Badat Muwakhid, MP., Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Keagamaan dan Publikasi diminta untuk meneladani sosok Abu Bakar dan Lee Kuan Yew. Prof. Dr. KH. M. Tholcah Hasan mengungkapkan Abu Bakar, salah satu sahabat Rasulullah Muhammad sebagai pemimpin yang sederhana dan merakyat patut ditiru oleh para wakil rektor yang baru.

“Jangan mentang-mentang jadi wakil rektor lalu merasa paling penting dan populis. Kurangi sifat elitisme yang seringkali muncul ketika menjadi pimimpin. Itu tidak akan membuat kalian terlihat rendah, justru malah akan semakin disegani,  ” ungkap Mantan Menteri Agama RI itu dalam sambutannya di depan puluhan pejabat Unisma. Tak hanya Abu Bakar saja, Pak Tholcah juga mencontohkan sosok Lee Kuan Yew, bapak bangsa Singapura yang meninggal Senin (23/03/2015) lalu. “Lee Kuan Yew itu juga sosok sederhana. Ia mampu mengubah Singapura menjadi Negara yang sangat maju tanpa pernah menjadi orang besar. Keteladanan itu, menurut Pak Tholcah, bisa  dilakukan dengan hal-hal sederhana seperti melakukan blusukan ke fakultas-fakultas untuk mendekatkan diri dengan program yang dimiliki setiap fakultas, “Merakyat saja, kurangi sifat elitis. Orang Indonesia kenyang dipimpin oleh orang yang elitis dan sok penting. Di sisi lain, Pak Tholcah juga mengimbau adanya kerjasam yang baik antara rektor dan 3 wakilnya. Ia meminta rektor untuk menganalisa kekurangan dan kelebihan masing-masing wakilnya agar kinerja bisa lebih sempurna. “Kekurangan dari Pak Junaedi misalnya, bisa ditutupi dengan kelebihan Pak Shodiq. Nanti kelebihan Pak Junaedi Harus dipicu, itu tugas rektor sebagai pemimpin, ” ujarnya. Pak Tholcah pun juga menekankan harus adanya kedekatan antara rektor dan wakil rektor yang baru. Menurutnya, hubungan pemimpin dengan bawahannya harus semakin lebih dekat dari sebelumnya. “Yang penting itu bagaimana cara menumbuhkan keiklasan, kejujuran dan kebersamaan di antara jajaran pemimpin Unisma. Insya Allah, Unisma akan lebih kuat.

Share:

Facebook
Twitter
Pinterest
LinkedIn