Universitas
Islam Malang

Kembangkan Sustainable Green Campus, UNISMA Gandeng University of Twente dan CLM Nano Energy

UNISMA Gandeng University of Twente dan CLM Nano Energy

Enschede, Belanda, 4 Juni 2026 – Universitas Islam Malang (UNISMA) terus memperkuat langkah menuju World Class University melalui kolaborasi internasional dengan University of Twente, Belanda. Dalam kunjungan akademik tersebut, UNISMA menjajaki pengembangan Sustainable Green Campus dan pembentukan Research and Development (R&D) Design Lab sebagai pusat inovasi dan riset berkelanjutan.

 

Delegasi UNISMA dipimpin langsung oleh Rektor Prof. Drs. Junaidi Mistar, Ph.D. Kunjungan ini juga didampingi oleh Ketua Umum Yayasan UNISMA Prof. Dr. Ir. Agus Sugianto, Wakil Rektor Bidang Administrasi Umum, SDM, dan Keuangan Dr. H. Ronny Malavia Mardani, serta Ketua Lembaga Urusan Internasional Dr. Imam Wahyudi Karimullah.

 

Dalam kesempatan tersebut, rombongan UNISMA berdiskusi dengan dua tokoh penting. Mereka adalah Prof. Dr. Ing. Dave H.A. Blank, pakar nanoteknologi dunia dari University of Twente, dan Mr. Christian Kraft, pimpinan CLM Nano Energy Belanda. CLM Nano Energy sendiri merupakan perusahaan yang bergerak di bidang teknologi energi hijau dan solusi baterai generasi baru.

 

Pengembangan UNISMA Jangka Panjang

Kolaborasi strategis ini difokuskan pada tiga poin utama pengembangan jangka panjang UNISMA, yaitu:

  1. Mendukung pengembangan UNISMA Sustainable Green Campus.
  2. Membentuk R&D Design Lab sebagai pusat kolaborasi multidisiplin.
  3. Mengintegrasikan pendidikan, penelitian, inovasi, teknologi, dan kewirausahaan.

Rektor UNISMA, Prof. Junaidi Mistar, mengatakan bahwa pengembangan kampus hijau ini merupakan bagian dari peta jalan (roadmap) jangka panjang untuk menciptakan ekosistem kampus yang unggul dan berkelanjutan.

 

“Kami melihat University of Twente sebagai salah satu model yang sukses mengintegrasikan pendidikan, riset, inovasi, dan kewirausahaan. Pengalaman Prof. Dave Blank dalam membangun ekosistem NanoLab dan DesignLab menjadi inspirasi penting bagi UNISMA,” ujar Prof. Junaidi.

 

Dukungan dari Belanda

Prof. Dave Blank menyampaikan dukungannya terhadap inisiatif UNISMA dalam membangun ekosistem inovasi yang menghubungkan akademisi, industri, pemerintah, dan mitra internasional. Menurutnya, perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam menghasilkan solusi bagi tantangan global seperti energi dan lingkungan.

 

Sementara itu, Mr. Christian Kraft menegaskan pentingnya kolaborasi ini untuk mempercepat hilirisasi hasil penelitian menjadi produk nyata yang dapat dimanfaatkan masyarakat.

 

Selain kedua pihak tersebut, pengembangan proyek ini juga melibatkan SBDI Center Foundation, mitra internasional UNISMA yang bergerak di bidang ketahanan pangan dan pembangunan berkelanjutan.

 

Kerja sama ini nantinya akan membuka peluang kerja sama yang lebih luas, seperti joint research, visiting professor, student and staff mobility, publikasi internasional, hingga pengembangan startup berbasis teknologi.

 

“Kami berharap kolaborasi ini dapat menjadi fondasi penting dalam mempercepat transformasi UNISMA menuju World Class University sekaligus mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs),” tutup Rektor UNISMA.

 

Share:

Facebook
Twitter
Pinterest
LinkedIn