Malang – Sabtu (11/06/2016) Unit Kreativitas Mahasiswa Jam’iyyatul Qurro’ Wal Hufadz (UKM JQH) Universitas Islam Malang (Unisma) menghelat acara Seminar Tematik Al-Qur’an tentang Cinta dengan tema “Jomblo Islami Antara Yakin Dan Baper”. Serangkaian acara program kerja UKM JQH Universitas Islam Malang ini dilaksanakan di Hall Usman Mansur gedung Al Hanafi pukul 14.20-17.30 WIB dengan menghadirkan Ust. Faris Khoirul Anam, Lc. M.HI sebagai pemateri.
Sebelum acara seminar berlangsung, panitia sempat mengadakan khataman Al Qur’an yang dibuka untuk umum dari pukul 08.00 WIB. Khataman Al Qur’an dihadiri oleh pengurus UKM JQH Unisma, Panitia Seminar UKM JQH dan beberapa peserta juga mengikutinya. Kegiatan ini kemudian berakhir pada pukul 11.00 WIB.
Acara Seminar dimulai pada pukul 14.00 WIB. Dihadiri dan dibuka oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Dr. Ir. H. Badat Muwakhid M.P., dan Kepala Bagian Kemahasiswaan, Bapak Abdul Halim Fathani, M.Pd. Di sela-sela sambutannya, Wakil Rektor III yang kerap dipanggil Pak Badat ini juga menyampaikan beberapa nasihat untuk seluruh peserta. Seminar ini dihadiri ratusan mahasiswa Universitas Islam Malang dan Perguruan Tinggi lainnya.
Sementara, dalam ulasan materinya, Ust. Faris Khoirul Anam mengatakan perasaan cinta juga dijelaskan dalam Al-Qur’an. Peserta diajak untuk mengkaji beberapa ayat Al Qur’an yang menyebutkan tentang cinta dan pernikahan, Cinta ada yang positif dan ada yang negatif. Begitu pula fakta tentang cinta, ada yang meyelamatkan dan ada yang menyesatkan. Selama seminar berlangsung, Alumnus UIN Sunan Ampel ini lebih banyak menggali mengenai makna cinta dan motivasi menikah dalam Al-Qur’an dan Sunnah, para Ulama yang memilih hidup menjomblo, dan pelajaran sekaligus inspirasi seputar tema yang dipilih. Ust. Faris menyampaikan materinya dengan jelas, singkat dan menghibur.
“Acara ini sangat bagus dan bermanfaat, terutama bagi kaum muda yang memilih jalan untuk menjomblo.” Kata Lailatuz Zahro mahasiswa semester 4 Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Islam Malang.
Seminar berakhir tepat pada saat berbuka puasa. Setelah berdo’a buka puasa bersama, peserta kemudian disilahkan untuk menikmati takjil yang sudah dibagikan beberapa menit sebelumnya. Acara diakhiri dengan berbuka bersama dengan panitia dan pemateri.