Universitas
Islam Malang

UNISMA Peduli Desa Sade Lombok: Hadir untuk Masyarakat Sade

UNISMA Peduli hadir di Desa Sade Lombok sebagai wujud kepedulian terhadap masyarakat. Simak kegiatan, cerita, dan pesan dari kunjungan UNISMA ke Desa Sade.

UNISMA Peduli Desa Sade Lombok menjadi salah satu bentuk kepedulian Universitas Islam Malang terhadap masyarakat sekaligus upaya memperkuat hubungan perguruan tinggi dengan berbagai kelompok masyarakat di Indonesia. Melalui kegiatan yang dilaksanakan di Desa Sade, Lombok Tengah, UNISMA hadir untuk berdialog, berbagi pengetahuan, serta mengenal lebih dekat kekayaan budaya masyarakat setempat.

Kegiatan yang dilaksanakan pada tanggal 18 Agustus 2026 tersebut diikuti oleh sekitar 25 peserta dari UNISMA dan melibatkan kurang lebih 75 warga Desa Sade. Selain menjadi ruang silaturahmi, kegiatan ini juga menjadi kesempatan berdiskusi mengenai potensi masyarakat dan pelestarian budaya lokal.

Apa yang Dilakukan UNISMA di Desa Sade?

UNISMA melaksanakan beberapa kegiatan yang berfokus pada interaksi langsung dengan masyarakat.

Kegiatan tersebut antara lain berupa edukasi, dialog bersama masyarakat, penyerahan bantuan secara simbolis, serta pengenalan terhadap potensi budaya dan kehidupan masyarakat Desa Sade.

Peserta juga berkesempatan melihat secara langsung lingkungan organisasi tradisional Desa Sade dan berdialog dengan masyarakat mengenai bagaimana tradisi tetap dipertahankan di tengah perkembangan zaman.

Mengenal Lebih Dekat Potensi Masyarakat Desa Sade

Desa Sade memiliki kekayaan budaya yang menjadi bagian penting dari identitas masyarakat setempat.

Melalui kunjungan tersebut, peserta UNISMA memperoleh pengalaman langsung mengenai kehidupan masyarakat, tradisi, kerajinan lokal, serta berbagai potensi yang dapat terus dikembangkan tanpa meninggalkan karakter budaya yang telah diwariskan secara turun-temurun.

Kegiatan ini sekaligus sarana menjadi pembelajaran bahwa kegiatan pengabdian masyarakat tidak selalu berjalan satu arah. Perguruan tinggi dapat berbagi pengetahuan dengan masyarakat, sementara masyarakat juga menjadi sumber pengetahuan dan pengalaman yang berharga bagi civitas akademika.

Masyarakat Menyambut Kehadiran UNISMA

Kehadiran rombongan UNISMA mendapat sambutan positif dari masyarakat Desa Sade.

Bpk. Sudarman, salah satu tokoh masyarakat Desa Sade, mengatakan bahwa kunjungan seperti ini dapat membantu memperkenalkan budaya kepada generasi muda sekaligus membuka ruang interaksi antara masyarakat dengan dunia pendidikan.

“Kami senang menerima kunjungan dari UNISMA. Kami berharap kegiatan seperti ini tidak hanya menjadi kunjungan, tetapi juga menjadi awal komunikasi dan kerja sama yang memberikan manfaat bagi masyarakat.”

Kutipan di atas merupakan contoh untuk kebutuhan latihan dan perlu diganti dengan pernyataan asli narasumber jika artikel benar-benar diterbitkan.

Dari Kepedulian Menuju Kolaborasi

Program UNISMA Peduli di Desa Sade diharapkan tidak berhenti pada sebuah kunjungan.

Interaksi langsung dengan masyarakat dapat menjadi pintu masuk bagi pengembangan kegiatan berikutnya, baik dalam bentuk edukasi, pengabdian kepada masyarakat, penelitian, pengembangan UMKM, maupun kegiatan lain yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Melalui pendekatan tersebut, perguruan tinggi dapat berusaha tidak hanya sebagai pusat pendidikan, tetapi juga sebagai mitra masyarakat dalam menghadapi berbagai tantangan dan mengembangkan potensi lokal.

 

Kegiatan di Desa Sade menjadi salah satu gambaran bahwa kepedulian sosial dapat diwujudkan melalui kehadiran, komunikasi, dan kolaborasi.

Melalui UNISMA Peduli, Universitas Islam Malang diharapkan terus memperluas kontribusinya kepada masyarakat sekaligus membangun kegiatan yang memberikan dampak positif dan berkelanjutan.

Kehadiran UNISMA di Desa Sade bukan hanya menjadi kesempatan untuk berbagi, tetapi juga menjadi pengalaman untuk belajar dari kekayaan budaya dan kehidupan masyarakat lokal.

Share:

Facebook
Twitter
Pinterest
LinkedIn