Universitas
Islam Malang

Kick Off Satu Abad NU Digelar Khidmat di Universitas Islam Malang

 

Peringatan Harlah Satu Abad Nahdlatul Ulama (NU) PWNU Jawa Timur berlangsung khidmat di Auditorium Prof. Dr. M. Tolchah Hasan Universitas Islam Malang (Unisma), Rabu (7/1). Kegiatan ini dihadiri oleh para alim ulama, masyayikh, tokoh masyarakat, civitas akademika nahdliyyin, serta jajaran pengurus PWNU Jawa Timur dari unsur Mustasyar, Syuriyah, Katib, dan Tanfidziyah.

 

Hadir pula Wakil Gubernur Jawa Timur, anggota DPRD Jawa Timur, serta Forkopimda Malang Raya. Seluruh tamu undangan secara bersama-sama mengikuti pembukaan Kick Off Harlah Satu Abad NU sebagai simbol dimulainya rangkaian peringatan satu abad organisasi keagamaan terbesar di Indonesia tersebut.

 

Dalam momentum bersejarah ini, NU meneguhkan kembali perannya bagi Islam, bangsa, dan dunia melalui penguatan jam’iyyah, persatuan, dan kontribusi peradaban. Hal tersebut disampaikan oleh Ketua PWNU Jawa Timur, KH. Abdul Hakim Mahfud, yang akrab disapa Gus Kikin.

 

Menurutnya, NU merupakan rumah besar bagi seluruh warganya untuk membangun sinergi antara ulama dan umara. Ia menegaskan bahwa jam’iyyah NU tidak hanya bersifat fisik, tetapi juga spiritual, karena disatukan oleh nilai-nilai kebersamaan dan ketulusan hati. Dengan semangat tersebut, setiap persoalan internal dapat diselesaikan secara bijak.

 

“Penguatan NU harus dilandasi oleh kesadaran struktural dan kultural. Setiap warga NU memiliki tanggung jawab dalam membina dan mendampingi umat,” tegasnya.

 

Sementara itu, Rektor Unisma, Prof. Drs. H. Junaidi, M.Pd., Ph.D, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kepercayaan PWNU Jawa Timur kepada Unisma sebagai tuan rumah kegiatan bersejarah ini. Ia menegaskan kesiapan Unisma dalam mendukung program dan perjuangan NU.

 

Dalam sambutannya, Prof. Junaidi juga memaparkan dua slogan utama Unisma, yakni “Unisma dari NU untuk Indonesia dan Peradaban Dunia” serta “Unisma Terbang Melesat Menuju World Class University”. Kedua slogan tersebut mencerminkan komitmen Unisma untuk terus berkontribusi bagi bangsa sekaligus meningkatkan kualitas menuju universitas berkelas dunia.

 

Ia juga menyampaikan berbagai capaian institusi, di antaranya predikat sebagai Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (PTNU) terbaik di Indonesia, perolehan Akreditasi Unggul Institusi, serta peringkat nasional dan regional Asia Tenggara yang membanggakan.

 

Dalam rangka Harlah Satu Abad NU, Unisma turut menghadirkan program beasiswa bagi calon mahasiswa baru. Sebanyak seratus beasiswa KIP disediakan, serta potongan UKT sebesar Rp1.926.000 bagi pendaftar periode 7–31 Januari 2026. Angka tersebut melambangkan tahun berdirinya NU, yakni 1926.

 

“Program ini merupakan bentuk penghormatan dan kebanggaan kami kepada NU. Semoga dapat dimanfaatkan secara optimal oleh calon mahasiswa,” ujar Prof. Junaidi.

 

Pada kesempatan yang sama, Wakil Gubernur Jawa Timur, Dr. Emil Elestianto Dardak, menyampaikan apresiasinya terhadap perjalanan panjang NU yang telah mencapai usia satu abad. Ia menilai peran NU sangat signifikan dalam membina umat dan mencerdaskan kehidupan bangsa.

 

Menurutnya, kontribusi kiai dan santri dalam sejarah perjuangan bangsa, termasuk melalui resolusi jihad, menjadi bukti nyata peran NU dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Melalui jaringan pesantren, masjid, dan langgar, NU terus menghadirkan pendidikan dan pencerahan hingga ke pelosok negeri.

 

“Keberadaan NU merupakan anugerah bagi bangsa Indonesia. Oleh karena itu, pemerintah harus terus menjalin kolaborasi dan memberikan dukungan terhadap peran strategis NU,” pungkasnya.

 

Share:

Facebook
Twitter
Pinterest
LinkedIn