
Sudah mapan secara finansial di usia muda, ternyata mudah. Karena sebenarnya kekayaan adalah saat seseorang mampu mencukupi kebutuhan hidupnya melebihi standar yang di inginkan. “Kalau kaya itu diukur dari standar hidup yang diinginkan, jadi pertanyaannya sudah kayakan anda saat ini?” Tanya Pakar Perencanaan Finansial Alfiko Ibnugroho, SE. MM. RIFA. AMM. ICSC saat menjadi pembicara dalam kuliah umum yang diadakan di Aula Usman Manyur Universitas Islam Malang (Unisma).
Alfiko berbicara di hadapan 335 Mahasiswa, dosen-dosen dari jurusan Manajemen dan Fakultas Ekonomi (FE) Unisma dalam kuliah umum dalam rangka Hari Ulang Tahun ke-34. Kuliah umum yang bertajuk “Mapan finansial di Usia Muda” itu membahas tentang pentingnya perencanaan keuangan sejak dini sebagai langka menjadi mahasiswa yang mapan dan mandiri secara finansial. Salah satu mahasiswi Fakultas Ekonomi Unisma Jurusan Keuangan, Mohammad Adi Haryanto mengatakan, walaupun berada di bangku kuliah, harusnya sudah bisa punya penghasilan sendiri selagi masih muda. “Entah itu dengan berinvestasi, atau jualan, yang penting usaha jangan malu-malu, ”.
Menurutnya hal yang paling berkesan dari kuliah umum tersebut pembahasan mengenai kesadaran dari mahasiswa untuk mulai berusaha dalam sisi finansial selagi masih bisa. “Jadi seharusnya setelah kita dikirimi uang dari orang tua, bulan depannya kita sudah harus bisa cari uang sendiri,” kata Adi panggilan akrabnya. Afif Udin SE. MSA. AK. Dosen jurusan akuntansi Unisma sekaligus Ketua Panitia Dies Natalis ke-3 Fakultas Ekonomi Unisma mengatakan, kegiatan ini merupakan kegiatan rutin yang diadakan civitas. “Kebetulan kita rencanakan bertepatan dengan Dies Natalis kita yang ke-34 ini,” jelas Afif panggilan akrabnya. Afif menerangkan, usai kuliah umum finansial ini, akan mulai mengadakan pembinaan selama sebulan untuk para paserta. Pembinaan tersebut bentuknya adalah teori dan juga praktek. “Tentunya juga ini berkaitan dengan perencanaan finansial, ”. Para mahasiswa akan dibina secara langsung oleh para pakar perencanaan finansial. “Mereka juga nantinya akan memdapatkan sertifikasi, ” tanggap orang kelahiran Banyumas itu.
Acara yang diselenggarakan pada Dies Natalis ke-34 Fakultas Ekonomi Unisma ini juga disesuaikan dengan visi dan misi menjadi Universitas Enterpreneur.“Sesuai dengan visi dan misi, kita adakan kegiatan yang mengarahkan mahasiswa menjadi sosok yang profesional, ”. Dekan FE Unisma Nur Shodiq Askandar, SE., MM, mengharapkan, dengan adanya kegiatan itu mahasiswa bisa menjadi entrepreneur handal. Dan juga diharapkan bisa mengaitkan nilai entrepreneurship dan keagamaan.




