Universitas
Islam Malang

Universitas
Islam Malang

LOMBA CERDAS CERMAT ASWAJA JAUHKAN DIRI DARI ALIRAN MENYIMPANG

Malang. 28/05/16. Maraknya aliran-aliran yang tidak sesuai dengan konsep Aswaja, yang dapat menjerumuskan masyarakat umum atau mahasiswa pada pemahaman radikalisme maupun aliran-aliran yang tidak sesuai dengan sikap Nasionalisme. Sehingga mengakibatkan retaknya persatuan umat Islam di Indonesia. Oleh karena itu berangkat dari latar belakang yang begitu ironis, UNISMA mengadakan lomba cerdas cermat ASWAJA, dalam rangka DIES NATALIES UNISMA yang ke-35 atau LUSTRUM yang ke-7. Dan untuk menguatkan konsep ke-Aswaja-an mahasiswa agar tidak mudah terjerumus dalam aliran-aliran yang menyimpang dari aswaja yang digagas oleh Nahdlatul Ulama’.

Terdiri dari 20 tim, setiap program studi menunjuk delegasinya untuk mengikuti lomba ini, beranggotakan maksimal tiga orang dalam setiap tim tersebut. Menjadikan warna tersendiri atas kemeriahan lomba ini yang dilaksanakan di Gedung B lantai 7. Diawali dengan sambutan dan pembukaan lomba oleh Prof. Dr. H. Djunaidi M.Pd P.Hd selaku Wakil Rektor 1 bidang Akademik dan Kerjasama dan dihadiri pula oleh dekan dan perwakilan dosen pengajar dari setiap fakultas.

Tepat pukul 09.00 WIB perlombaan dimulai. Dibacakannya peraturan-peraturan dalam perlombaan dan pembagian group dalam babak penyisihan yang telah disepakati pada saat technical meeting (TM) jauh hari sebelum perlombaan dimulai. Terdiri dari 6 grup, dalam setiap grup terdapat 3-4 tim. Perlombaan berjalan dengan sportif begitu pula dengan dewan juri yang adil dalam memutuskan jawaban itu benar atau salah.

Hingga menjelang sore hari, diambillah 6 tim yang lolos untuk menuju babak semifinal yang akan dilaksanakan pada hari rabu tanggal 1 Juni 2016 pada pukul 12.30 WIB di Gedung dan lantai yang sama. Tim-tim tersebut adalah dari prodi Teknik Elektro, PGMI, Bahasa Inggris, Peternakan, Akuntansi, dan Pendidikan Matematika. Dalam babak semifinal terjadi perubahan teknis, yakni pengelompokan tim yang awalnya terdiri dari 3 grup dan disetiap grup ada 2 tim, kini menjadi 2 grup dan disetiap grupnya ada 3 tim. Grup A dihuni oleh delegasi dari prodi Matematika, Peternakan, dan Elektro. Sedangkan di grup B dihuni oleh prodi Bahasa Inggris, Akuntansi, dan PGMI. Diputuskan2 tim terbaik dari setiap grup yang akan menuju babak final yaitu; prodi Matematika dan Elektro dari grup A dan dari grup B terdapat Bahasa Inggris dan PGMI.

Persaingan lebih ketat dalam babak final ini karena dari setiap tim ingin merebut title juara. Entah itu juara satu khususnya juara 2 ataupun juara 3. Begitupula dengan soal yang semakin sulit pada babak ini. Ketegangan begitu nampak dari raut wajah mereka. Apalagi ketika menghadapi soal adu cepat yang apabila benar memperoleh nilai 100 dan apabila salah nilainya dikurangi 100. Hingga pukul 16.00 WIB berakhirlah sudah perlombaan cerdas cermat Aswaja ini. Delegasi dari Prodi Bahasa Inggris yang keluar sebagai juara pertama disusul oleh prodi Teknik Elektro dan Pendidikan Matematika sebagai juara 2 dan 3.

“Saya sangat terkesan dengan perlombaan ini dan saya tidak menyangka bisa menjadi juara 1. Saya berharap di tahun depan dari prodi Bahasa Inggris yang akan kembali menjadi juara” tutur Anas delegasi dari prodi Bahasa Inggris, dengan ekspresinya sambil tertawa. (red)

Share:

Facebook
Twitter
Pinterest
LinkedIn