INOVATIF, MAHASISWA UNISMA MANFAATKAN LIMBAH CANGKANG UDANG

Tim riset mahasiswa Biologi Universitas Islam Malang (Unisma) lolos dalam Lomba Riset Kelapa Sawit tingkat mahasiswa tahun 2020 yang diselenggarakan oleh Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS). Mereka mendapat dana Rp 20 juta untuk melakukan penelitian.

Tim ini diketuai Immega Adelia Nurdin bersama Yulan Hardias Putri, Della Nur Hayati dan Tri Widyaningsih. Tim ini berada di bawah bimbingan dosen Jurusan Biologi Fakultas MIPA Dr. Nurul Jadid Mubarakati, S.Si., M.Si.

Dalam penelitiannya mereka mengangkat limbah cangkang udang menjadi solusi untuk membasmi jamur Genoderma sp. Diketahui jamur ini telah lama meresahkan para petani kelapa sawit.

Mega menjelaskan dalam  proses budidaya tanaman kelapa sawit, salah satu  hambatan yang hingga saat ini belum teratasi adalah Busuk Pangkal Batang (BPB). Pembusukan tersebut disebabkan jamur Ganoderma SP.

Kapsul nanokitin hasil karya Mega dan tim diyakini mampu mengatasi jamur Ganoderma sp yang menjadi hama.

“Cangkang udang mengandung kitin yang memiliki fungsi salah satunya sebanyak antifungi dan juga antibakteri, sehingga berpeluang untuk dijadikan inovasi pembasmi jamur Ganoderna pada kelapa sawit,” terangnya.

Kelebihan dari kapsul ini dibuat dari bahan yang alami dan ramah lingkungan. Satu lagi, harganya sangat murah karena memanfaatkan limbah cangkang udang.

Mega berharap dapat menghasilkan kapsul nanokitin yang berpotensi sebagai agen pengendali Jamur Ganoderma sp pada perkebunan kelapa sawit. Sehingga dapat terus dikembangkan dan dapat digunakan di masa depan.

“Untuk saat ini fokus kami hanya untuk membasmi Ganoderma. Untuk hama yang lain tentunya diperlukan penelitian lebih lanjut. Kami harap dari penelitian kami ini membuka peluang bagi peneliti lain untuk melanjutkan apa yang nantinya kami hasilkan,” tuturnya.