UNISMA GELAR RAPAT SENAT TERBUKA DALAM RANGKA LUSTRUM KE-8

Universitas Islam Malang (Unisma) menggelar Rapat Senat Terbuka dalam rangka Lustrum ke-8 di Gedung Bundar Unisma, Sabtu (27/3/2021). Hadir dalam kegiatan rapat terbuka, Ketua Umum PBNU Prof Dr KH Said Aqil Siradj, Bupati Malang Sanusi hingga Ketua DPRD Kota Malang I Made Rian Kartika dan juga dihadiri sejumlah tokoh penting nasional secara virtual.

”Ini juga adalah wasiat dari salah satu tokoh Unisma, Kyai Tolchah Hasan bahwa dalam peresmian agar mengundang Kiai pengurus besar NU, yakni Kyai Said Aqil Siradj,” jelas Rektor Unisma Prof. Dr. H. Maskuri M.Si dalam orasi ilmiahnya.

Dalam pidatonya, Rektor Unisma Prof Dr H Maskuri MSi menyampaikan sejumlah inovasi dan berba gai capaian prestasi yang diraih Unisma selama ini. Dengan begitu, misi Unisma menuju World Class University bisa selangkah lebih dekat.

Sebagai informasi, Unisma didesain dengan milestone yang konkrit, sebagai dasar pijakan pengembangan, yakni; Good University (2011-2014), Learning University (15-2018), Research University (2019-2022), Enterpreneur University (2023-2026), World Class University (2027- dan selanjutnya).

Selama 5 tahun terakhir, lanjutnya, Unisma sudah banyak melakukan capaian prestisius di kancah nasional dan internasional. Mulai dari perombakan kurikulum selaras KKNI berbasis program Merdeka Belajar Kampus Merdeka. Lalu, ada pengembangan Learning Management System (LMS) dalam pembelajaran daring yang terkoneksi ke SPADA Dikti terdapat 764 mata kuliah, Outbond Mobility, Inbound Mobility dan masih banyak lagi.

Prof Maskuri juga mengatakan, bahwa pihaknya sudah melakukan terobosan baru guna mendorong kreativitas dan inovasi mahasiswa melalui berbagai program penghargaan hingga memberi peluang pada mahasiswa menulis jurnal nasional terindeks minimal Sinta 2 dan jurnal internasional terindeks scopus untuk bebas menulis skripsi, tesis dan disertasi.

Yang tidak kalah pentingnya, Unisma kini sedang dalam proses membangun laboratorium peternakan, pertanian, MIPA, teknik dan kedokteran. Adapun dalam kesempatan ini juga diresmikan sebanyak 9 infrastruktur baru. Mulai gedung Laboratorium Terpadu, Pondok pesantren, Business center, renovasi masjid, renovasi perpustakaan, laboratorium anggrek dan kultur jaringan, Gallery Unisma, desain baru batik Unisma dan Gedung KH. Oesman Mansoer RSI Unisma.