
Dosen Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, FKIP, Universitas Islam Malang (UNISMA), Dr. M. Faruq Ubaidillah, terpilih sebagai penerima MOFA Taiwan Fellowship 2026, program prestisius yang diselenggarakan oleh Ministry of Foreign Affairs Taiwan. Program ini diikuti oleh 133 dosen dan peneliti dari 44 negara di seluruh dunia.
MOFA Taiwan Fellowship merupakan program internasional bergengsi yang memberikan kesempatan kepada akademisi global untuk melaksanakan riset sebagai Visiting Scholar di berbagai universitas ternama di Taiwan. Melalui program ini, para penerima fellowship melakukan penelitian kolaboratif, memperluas jejaring akademik, serta memperkuat kerja sama internasional.
Dalam fellowship tersebut, Dr. Faruq menjalankan riset mengenai partisipasi akademik mahasiswa internasional di perguruan tinggi Taiwan. Penelitian ini mengeksplorasi pengalaman, tantangan, serta dinamika keterlibatan akademik mahasiswa internasional dalam konteks pendidikan tinggi global.
Selain melakukan penelitian, Dr. Faruq juga mengajar sebagai dosen tamu di sejumlah universitas terkemuka, yakni National Sun Yat-sen University, National Taiwan University, National Cheng Kung University, Southern Taiwan University of Science and Technology, National Yunlin University of Science and Technology, serta Tunghai University. Kegiatan ini menjadi bagian dari penguatan kolaborasi akademik dan pertukaran keilmuan antara Indonesia dan Taiwan.
Pada tahun 2026, terdapat 10 dosen dan peneliti dari Indonesia yang lolos seleksi program ini, berasal dari berbagai institusi, termasuk BRIN dan sejumlah perguruan tinggi negeri. Di Jawa Timur, Dr. Faruq menjadi satu-satunya akademisi yang berhasil meraih fellowship tersebut.
Dekan FKIP UNISMA, Dr. Hamiddin, menyampaikan apresiasi atas capaian ini. “Prestasi ini membuktikan bahwa dosen FKIP UNISMA mampu bersaing secara global. Kami berharap pengalaman dan jejaring internasional yang diperoleh dapat memperkuat atmosfer akademik, riset, dan kolaborasi di lingkungan fakultas,” ujarnya.
Rektor UNISMA, Prof. Junaidi, menegaskan bahwa pencapaian tersebut sejalan dengan visi internasionalisasi kampus. “Partisipasi Dr. Faruq dalam MOFA Taiwan Fellowship menjadi bukti nyata komitmen UNISMA dalam mendorong reputasi akademik di tingkat global. Kami berharap semakin banyak dosen UNISMA yang tampil dan berkontribusi dalam forum serta program internasional,” ungkapnya.
Capaian ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi sivitas akademika, tetapi juga memperkuat posisi UNISMA dalam jejaring akademik internasional serta mendorong pengembangan riset dan kolaborasi global di bidang pendidikan bahasa Inggris dan studi internasional.


