MALANG-Mata pelajaran Matematika, selama ini selalu dianggap sebagai momok oleh sebagian pelajar. Baqik saat pelajaran sehari-hari di sekolah, maupun saat Ujian nasional (UN). Untuk menjadikan pelajaran ini sebagai kompetensi yang asyik, Departemen Matematika FKIP Universitas Islam Malang(UNISMA), menggelar Olimpiade Matematika se-Jawa Bali, kemarin.
Olimpiade ini diikuti sekitar 1200 peserta tingkat SMP/MTs dan SMA/MA se-Jawa Bali. Jumlah peserta itu, terbagi dalam berbagai daerah. Untuk di Malang Raya, pelaksanaannya ada tiga tempat. Selain di gedung Unisma, juga di MAN Gondanglegi dan MAN 2 Kota Batu.
“Peserta di Unisma sebanyak 150 peserta. Terdiri 41 peserta SMA dan sisanya 109 peserta SMP. Kemudian di MAN Gondanglegi total ada 110 peserta, untuk SMP sebanayak 70 peserta sisanya 40 peserta siswa SMA. Dan kota Batu ada 94 peserta,terdiri dari 26 peserta siswa SMA dan sisanya 68 siswa SMP.” Kata Wasil, Ketua Pelaksana Olimpiade, kemarin.
Sedangkan untuk daerah lain, seperti Pasuruan di MAN Bangil. Probolinggo di MTsN 1 Pancarakan. Jember di MA Ma’arif Kencong. Banyuwangi di MAN Banyuwangi, Jombang di MAN Tambak Beras, Sidoarjo di MAN Sidoarjo, Madura ada tiga lokasi, yaitu MAN Sampang, MAN Juncangcang Pamekasan serta STIKIP PGRI Sumenep.

Di Jawa Tengah, ada MAN Laser Rembang dan Universitas muria Kudus. Sedangkan untuk di Bali, MAN Negara. “Untuk babak penyisihan olimpiade ini, semuanya serempak dilakukan hari ini (8/2/14, red), “ jelas Wasil.
Olimpiade Matematika tingkat SMP dan SMa se-Jawa Bali ini, adalah event tahunan. Tahun ini adalah tahun yang ke-12. Sebelumnya hanya diadakan tingkat Malang Raya saja. Namun sejak tiga tahun lalu, diadakan se-Jawa Bali. “Tiap tahunnya peserta selalu bertambah. Tahun lalu 736 peserta, sekarang naik menjadi 1200 peserta.
“Hasil pengumuman siapa yang lolos ke babak semifinal dan final akan kami umumkan dua hari kemudian melalui website. Mereka yang lolos akan mengikuti babak semifinal pada tanggal 22 Februari 2014 di Unisma.” paparnya




