
BULAN November 2015 merupakan bulan yang padat akan kegiatan kampus, di antaranya kegiatan kemahasiswaan. Sabtu-Minggu (28-29/11/2015) salah satu Unit Kreativitas Mahasiswa (UKM) yang ada di Universitas Islam Malang, UKM Koperasi Mahasiswa (Kopma) menggelar kegiatan Training dan diklatsar. Kegiatan yang diikuti 64 peserta ini digelar di gedung Umar bin Khattab Unisma, di Lantai 4.
Kegiatan Diklatsar UKM KOPMA Unisma ini merupakan kegiatan yang wajib diikuti setiap anggota baru, yang mayoritas adalah mahasiswa baru Unisma angkatan tahun 2015. Salah satu misi kegiatan yang ingin dikembangkan UKM Kopma adalah ingin menumbuhkembangkan mental wirausaha bagi mahasiswa, khusunya aknggota Kopma. “Kegiatan ini penting, agar anggota mengetahui tentang apa sih koperasi mahasiswa itu? Untuk mengasah pengetahuan akan Koperasi dan tentunya juga entrepreneur, maka anggota baru wajib mengikuti training dan diklat, yang mana training dan diklat ini bukan hanya untuk memperdalam pengetahuan hakikat koperasi dan entrepreneur saja, tetapi juga untuk melatih hard skill dan soft skill calon anggota baru tersebut.”, ujar Nurhasan, Ketua Umum Kopma.
Training dan diklat ini dilakukan dua sesi. sesi pertama dilaksanakan di ruang A4-03. sesi ini cenderung terhadap pengasahan hard skill, karena pada sesi ini peserta diberi pengetahuan tentang ke-unisma-an (Dr. Dwi Susilowati, S.P., M.P.), keadministrasian (Abdul Halim Fathani, M.Pd), hakikat koperasi (Irfan Fathoni, SE., M.Si., Ak., CA. & Dra. Indah Dewi Nurhayati, MM., Ak., CA.), dan entrepreneur (Khoirul Anwarudin BS. SE., MM. ) yang kesemuanya itu merupakan suatu materi sebagai landasan yang digunakan untuk melaksanakan sesi yang kedua.
Pada sesi pertama ini peserta juga dikenalkan akan Asosiasi Koperasi Mahasiswa Malang (AKMM). Pengenalan AKMM terhadap anggota baru bertujuan untuk memberi dukungan dan semangat terhadap anggota baru bahwasannya koperasi mahasiswa ruang lingkupnya bukan di UNISMA saja tetapi, ruang lingkupnya di seluruh universitas-universitas yang ada di Malang.
Praktik Wirausaha
Sedangkan pada sesi kedua merupakan sesi yang cenderung pada pelatihan soft skill. Karena, pada sesi ini materi yang telah disampaikan oleh pemateri dipraktikkan secara langsung. Sesi kedua dilaksanakan di jalan besar ijen atau sering disebut dengan istilah CFD (Car Free Day). Di CFD peserta dilatih skillnya dengan menawarkan produknya kepada para pengunjung. Hal ini bukan merupakan hal yang mudah, pasalnya setiap pengunjung mempunyai sifat dan selera yang berbeda-beda. Lah, dengan berbeda-bedanya sifat dan selera tersebut maka tingkat penolakan dan penerimaan seseorang juga berbeda-beda.
Ketika training dan diklat tersebut selesai dilaksanakan maka agenda selanjutnya adalah peresmian anggota baru kopma. Dan bilamana anggota baru sudah secara resmi dinyatakan sebagai anggota koperasi mahasiswa, maka agenda selanjutnya yaitu membuat planning untuk persiapan diklat alam yang akan dilaksanakan di coban rais. Diklat alam ini bertujuan untuk pengakraban anggota-anggota koperasi yang sudah dinyatakan secara resmi menjadi anggota yang diharapkan untuk bisa menjaga kekompakan dalam memajukan koperasi kedepanya. (Am)




