Lima karya program kreativitas mahasiswa (PKM) Universitas Islam Malang (UNISMA) sukses menembus ajang bergensi Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (Pimnas). Masing-masing adalah 4 PKM dari Mahasiswa S1 dan satu PKM dari D3. Dari sekitar 440 PKM dari seluruh Universitas Indonesia, 5 di antaranya adalah PKM Unisma. Lima PKM ini terdiri dari 2 PKMB (Penelitian), 2 PKMKC (Karsa Cipta), dan satu PKMM (Pengabdian Masyarakat).
Hal ini dimulai sangat baik oleh Dr.IR. Badat Muwahid MP, Pembantu Rektor (PR) 1 Unisma. Karena tahun sebelumnya hanya 3 PKM saja yang lolos Pimnas.
“Kami patut bangga kepada mahasiswa karena tahun ini jumlah PKM meningkat, dari tiga menjadi lima. Ini juga merupakan kerja keras kami untuk terus meningkatkan mahasiswa dan pelayanan kepada Universitas dan mahasiswa,” ujar Dr. Ir. Badat Muwahid, MP, Pembantu Rektor I Unisma saat di temui diruang kerjanya.
Pada program PKM yang di adakan Dikti, ada sekitar 121 proposal yang diajukan dan 29 proposal lolos seleksi nasional. Jumlah itu mengalami kenaikan dari tahun sebelumnya yang hanya 19 proposal yang lolos. Dari PKM yang diselenggarakan oleh Dikti tersebut, kedua puluh sembilan PKM itu mendapatkan dana kurang lebih Rp.237.719.500.
“Tahun sebelumnya, proposal yang diajukan mahasiswa sekitar 100 dan lolos 19 saja. Tahun ini, proposal yang diajukan sekitar 121 dan lolos 29. Ini peningkatan yang cukup bagus. Disisi lain, kami juga selalu memberikan dukungan kepada mahasiswa dengan mengerahkan bimbingan yang maksimal dari dosen pembimbing PKM,” jelasnya.
Selain prestasi di bidang PKM ada juga duit unit organisasi mahasiswa yang lolos program Hibah Bina Desa (PHBD), yaitu UKM koprasi mahasiswa didanai 40 juta dan Lembaga Gubernur Mahasiswa Fakultas Peternakan yang didanai 45 juta. Dari ribuan proposal yang masuk ke Dikti hanya 83 proposal saja yang lolos dan didanai oleh Dikti , dua di antaranya adalah dari Unisma tersebut.
Beliau ditambahkan juga bahwa di Program Mahasiswa Wirausaha (PMW), ada dua tim juga yang lolos di tingkat nasional. Keduanya adalah Tim dari Fakultas Pertanian dan Tim dari Fakultas Peternakan. Masing – masing mengangkat judul Recycle Limbah Styrofoam Untuk Tempat Sampah Aman Bagi Kesehatan Lingkungan dan yang kedua berjudul Membangun Jiwa Wirausaha Melalui Model Usaha Potting Anggrek Phaleonopsis dan Dendrobium Dengan Memanfaatkan Limbah Botol Selai.
“Kedua judul kegiatan wirausaha mahasiswa tersebut mendapatkan dana sekitar 10 juta dari Kemendikbud. Untuk memberi penghargaan pada kedua tim yang lolos tersebut, pihak universitas juga memberikan bantuan masing-masing 1 juta. Jadi, total untuk masing-masing tim PMW adalah 11 juta,”tambahnya.
Dalam PKM-KT (Artikel ILmiah dan Gagasan Tertulis), ada dua tim juga yang lolos tingkat nasional. Yang pertama , Hani Septiana sebagai ketua tim yang lolos PKM-AI dengan judul Efek Mortalitas Ekstrak Biji Mahoni Terhadap Serangga Hama Teh dan Walang Sangit. Yang kedua, Oryza Adaptian sebagai ketua tim yang lolos PKM-GT dengan judul Rancang Bangun Septitanck dengan Sistem Filtrasi, Netralisir, dan Biopori Berbahan Sederhana.
“Untuk PKM-KT ini, setiap tim mendapatkan dana dari Dikti sekitar 3 juta. Saya harap terus ada peningkatan prestasi seperti ini. Kami akan selalu memberikan pendampingan kepada mahasiswa agar mereka terus meningkatkan prestasi mereka,”tuturnya.
Unisma akan tetap mempertahankan dan bahkan berusaha untuk terus meningkatkan prestasi di tingkat nasional. Kalau memiliki kesempatan, kompetensi-kompetensi tingkat Internasional pun akan diikuti.




