Universitas
Islam Malang

UNISMA KEMBALI CETAK REKOR MURI

Malang. Rabu,13/01/2016 Universitas Islam Malang (Unisma) sebagai kampus yang berhaluan Ahlussunnah Wal Jamaah (Aswaja) kembali menghelat acara berkaitan dengan nilai-nilai Keislaman. Peluncuran hari Al-Quran ini dihadiri dan disaksikan langsung oleh Atase Keagamaan dan Kebudayaan Kedutaan Besar Arab Saudi untuk Indonesia, Dr. Mustafa Ibrahim.

Prof. Dr. Maskuri, M.Si, Rektor Unisma membuka langsung acara yang dilaksanakan di lapangan kampus belakang gedung Utsman Bin Affan (Gedung Twin B). Acara tersebut berlangsung dari pukul 07.30-09.30. Dalam sambutannya, Rektor Unisma mengatakan bahwa kerjasama yang telah dibina selama beberapa tahun terakhir bersama Kedutaan Besar Arab Saudi untuk Indonesia mendatangkan banyak manfaat untuk Unisma. Setiap tahun, saat bulan Ramadhan Kedutaan Besar Arab Saudi mengirimkan 1,5 ton buah kurma yang dibagikan kepada seluruh civitas akademika dan masyarakat sekitar. Selain itu setiap tahunnya, Unisma mendapatkan fasilitas undangan untuk Haji dan Umroh ke tanah suci bagi dosen dan karyawan Unisma berkat kerjasama dengan Kedutaan Besar Arab Saudi.

Rektor Unisma juga menyatakan bahwa peluncuran hari Al-Quran merupakan bagian dari komitmen Unisma untuk mengasah kompetensi keagamaan mahasiswa. Perilaku mereka kami bentuk melalui pembacaan Al-Quran secara bersama-sama, pada Rabu minggu pertama tiap bulan. Ia berharap seluruh civitas akademika Unisma dapat mengambil teladan dari habituasi membaca Al-Quran.

Dr. Mustafa Ibrahim mengaku bahagia dapat hadir di tengah-tengah civitas akademika Unisma. Berawal dari kesamaan keyakinan dan latar belakang Unisma sebagai kampus Islam, ia menginginkan pertemuan yang telah diselenggrakan dalam bingkai peluncuran Hari Al-Quran ini dapat bermanfaat untuk seluruh jamaah yang hadir. Islam adalah agama yang mengedepankan persatuan dan dapat mempersatukan semua umat muslim di seluruh dunia.

Unit Kreativitas Mahasiswa Jamiyyatul Qurra Wal Huffadz (UKM JQH) Unisma mengawali tadarus bersama untuk seluruh civitas akademika kampus. Akhmad, mahasiswa semester satu Unisma yang mengikuti acara ini mengatakan bahwa �Acara ini sangat bermanfaat bagi civitas akademika, terutama bagi mahasiswa. Mahasiswa dapat mengaji bersama dan mendapat palajaran yang sangat berharga dalam bersosialisasi. Setiap hari, mahasiswa pergi ke kampus, tetapi tidak setiap hari mahasiswa bersama dosen dan karyawan dapat berkumpul di acara yang sangat mulia ini.� Tegasnya.

Di akhir acara, Museum Rekor – Dunia Indonesia (MURI) memberikan piagam yang diserahkan kepada Rektor Unisma sebagai bentuk penghargaan atas prestasi yang diukir oleh Unisma, yakni Tadarus Al-Quran terbanyak di Kampus. Tim MURI yang secara resmi diwakili oleh Ibu Wida menyerahkan penghargaan ini dan mengatakan ini merupakan prestasi membanggakan dari Unisma. MURI sebagai museum rekor dunia yang mencatat prestasi superlatif karya anak-anak bangsa Indonesia ikut berbangga dengan prestasi yang diukir Unisma. Karena kegiatan ini menunjukkan wajah Islam yang sesungguhnya, Islam yang mengedepankan peradaban, dengan membaca dan mengkaji Al-Quran dan dilakukan bersama-sama seluruh civitas akademika Unisma tiap hari Rabu pekan pertama, setiap bulan. Ia berharap, Unisma tak jemu mengukir kembali prestasi superlatif ke depannya.

Sementara itu Rektor Unisma tak dapat menyembunyikan kebahagiaan dan kebanggaannya. Anugerah dari MURI ini kami persembahkan untuk seluruh civitas akademika Unisma. Tuturnya yang disambut tepukan riuh dari seluruh peserta. Semoga kegiatan hari Al-Quran dapat membekali dan membuat kita makin mencintai firman-firman Allah Swt dan dapat melaksanakannya dalam tugas dan pengabdian kita sehari-hari, Pungkasnya. (uni)

Share:

Facebook
Twitter
Pinterest
LinkedIn