SEMANGATI MABA BERJAYA DI PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA

Mahasiswa Baru Universitas Islam Malang (Unisma) mendapat suntikan motivasi untuk menjadi mahasiswa yang mampu menorehkan prestasi. Wakil Rektor 3 Unisma, Dr. Ir. H. Badat Muwakhid, M.P mengatakan bahwa orang-orang sukses di dunia karir tidak hanya memiliki kemampuan intelektual. Tetapi juga punya potensi di bidang kreativitas.

Hal itu disampaikan oleh Wakil Rektor 3 Unisma saat acara Pembukaan dan Sosialisasi Bimbingan Kreativitas Mahasiswa Rabu (25/11) secara daring.

Wakil Rektor 3 mengatakan antara keilmuan dan kreativitas harus saling menguatkan. Jika perpaduan itu berhasil maka seseorang akan mampu bersaing dalam kehidupan di era global. Pernyataan tersebut didukung oleh hasil survei yang dilakukan Bidang Kemahasiswaan Unisma setiap tahunnya.

“Hasilnya dapat disimpulkan, bahwa lulusan yang saat menjadi mahasiswa dulu mampu menempa dirinya menjadi mahasiswa yang pintar dan kreatif, mereka sukses di dunia kerja,” katanya.

Salah satu event kreativitas bergengsi di Indonesia adalah Program Kreativitas Mahasiswa (PKM). Kegiatan ini menjadi ajang bagi mahasiswa untuk mengembangkan potensi dirinya, termasuk mahasiswa Unisma.

Oleh karena itu, mahasiswa baru akan dibina oleh para dosen agar mampu mengasah intuisi dan memunculkan kreativitas mereka. Selama proses tersebut mahasiswa dibimbing pula untuk mengkonkritkannya dalam bentuk tulisan. Yakni berupa proposal PKM.

“Mereka yang masuk pimnas adalah mahasiswa-mahasiswa terpilih dan bergengsi. Kami yakin kalian akan mendapatkan peluang itu. Maka jangan khawatir tetap lakukan yang terbaik,” ucapnya kepada mahasiswa baru.

Para mahasiswa yang berhasil lolos proposal hingga mendapat dana hibah dari pemerintah akan mendapat banyak fasilitas dari kampus. Antara lain tidak perlu mengambil mata kuliah yang sesuai dengan bidang PKM. Karena pihak fakultas akan mengkonversi bidang lomba dengan mata kuliah yang sesuai.

Selain itu, mahasiswa juga mendapat kemurahan dari pihak kampus. Dengan dibebaskan biaya SPP selama satu semester. Dan istimewanya lagi, bagi mereka yang tembus Pimnas dan berhasil menjadi juara, tidak perlu mengerjakan tugas skripsi. “Kami akan bebaskan skripsinya, dengan nilai A,” ungkapnya.

Reviewer Nasional PKM, Dr. Arif Nur Fajar, M.Pd, yang menjadi pemateri dalam sosialisasi kali ini memberikan wawasan dan penguatan motivasi bagi maba. Ia yakin Maba Unisma memiliki kreativitas dan motivasi yang tinggi serta memiliki satu kemampuan khusus yang siap bersaing di PKM.

“Kemampuan itu nantinya dikembangkan di Unisma dan siap diberikan kepada nusa dan bangsa, membanggakan keluarga dan bermanfaat bagi agama. Sebuah persembahan dari insan-insan cerdas Unisma yang bermartabat,” ucapnya.