Universitas
Islam Malang

ASWAJA “CIRI KHAS UNISMA”

Banyaknya aksi kekerasaan atas nama agama yang muncul di berbagai dunia  termasuk di Indonesia menjadi perhatian besar pemerintah termasuk berbagai lembaga masyarakat dan pendidikan. Ironisnya aksi-aksi terorisme dan kekerasan berupa bom bunuh diri dan penembakan dilakukan oleh sebagian kecil orang muslim yang mempunyai ideologi radikalisme. Sebuah ideologi yang sangat bertentangan dengan semangat perdamaian, harmoni dan kebinnekaan dalam kehidupan beragama, berbangsa dan bernegara, bahkan bertentangan dengan makna islam itu sendiri.

Lembaga Pengkajian Islam dan Keaswajaan Universitas Islam Malang (LPIK UNISMA) menggelar kegiatan rutin bulan ramadhan yaitu Ngaji Aswaja selama dua minggu sejak tanggal 11-25 Juni 2016  di Pondok Pesantren Ainul Yaqin. Kegiatan ini diperuntukkan untuk karyawan dan dosen baru Unisma yang masih membutuhkan penguatan dan pendalaman ahlussunnah wal jamaah (aswaja)

Rektor Unisma, Prof. Dr. H. Maskuri, M.Si dalam sambutannya menyampaikan bahwa Unisma memiliki ciri khas aswaja. “Kampus kita tercinta ini merupakan kampus yang berbeda dengan kampus lain.” Tuturnya. Dia mengatakan karakter aswaja harus melekat pada seluruh aktivitas sehari-hari civitas akademika Unisma.

Adapun narasumber pada kegiatan ini antara lain, KH. Marzuki Muztamar, M.Ag (mantan pengasuh PP. Sabilur Rosyad), KH. Chamzawi (Ro’is Syuriah PCNU Kota Malang) dan Dr. KH. Isroqunnajah, M.Ag (Ketua PCNU Kota Malang).

Tujuan kegiatan ini adalah untuk memberikan pemahaman tentang islam yang damai, islam yang moderat, islam yang sesuai dengan konteks ke-indonesiaan. Sebagaimana yang di sampaikan oleh  rektor Prof. Dr. Maskuri, M.Si  bahwa jangan sampai ada kegiatan di lingkungan unisma yang menyimpang dari aqidah aswaja an-nahdliyah, sebab Unisma adalah milik NU, yang beridelogi moderat, cinta damai sebagai bagian dari  implementasi makna islam yang rahmatan lilalamin (kho & nin)

Share:

Facebook
Twitter
Pinterest
LinkedIn