
Malang. 28/05/16 Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Pascasarjana Universitas Islam Malang (Unisma) menggelar Dialog Nasional Lintas Agama bertajuk “Radikalisme Kontra Radikalisme: Memahami Hakekat Pluralisme”. Acara ini diselenggarakan pada tanggal 28-29 Mei 2016 di Hall Oesman Mansur. Narasumber dalam Dialog ini adalah Prof. Dr.KH. Tolchah Hasan (Menteri Agama RI Era Abdurrahman Wahid), Prof. Dr. Romo Armada Riyanto (Juru Bicada Katolik International dan Guru Besar Filsafat Teologi), I Ketut Suyadnya (Tokoh Hindu dan Pimpinan International Society for Krishna Consciousness-ISKCO International), Widiyanto Chandra(Tokoh Buddha Jawa Tengah).
Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk menemukan kembali hakikat dan makna pluralisme sebagai identitas nasional bangsa Indonesia, serta mencari solusi bersama atas fenomena radikalisme yang kian marak. Prof.H Dr. Maskuri M.Si, Rektor Unisma memberikan sambutan dengan penuh semangat. “Acara ini sangat bermanfaat untuk kita, karena Unisma merupakan kampus Multikultural yang mengacu pada Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja) maka hendaknya kita sebagai warga Unisma semakin meningkatkan perdamaian antarumat beragama.” Tuturnya.
Ia menambahkan bahwa fenomena-fenomena yang terjadi saat ini sering mengatasnamakan agama. Tentunya memerlukan sikap dan aksi nyata terhadap berbagai macam fenomena dan kenyataan yang terjadi dengan harapan terbentuknya perdamaian dan kedamaian “Semoga mahasiswa semakin arif dan bijaksana dalam menentukan sikap, dan mengedepankan toleransi.” Tuturnya pada acara yang dihadiri oleh 300 mahasiswa Pascasarjana Unisma, lembaga kemasyarakatan, Ormas, dosen, guru, dan pengamat sosial. (nin)




