
Fakultas Kedokteran Universitas Islam Malang (FK Unisma) melakukan seleksi ketat pada penerimaan Mahasiswa Baru (MABA) nya tahun ini. Dari sekitar 1400 pendaftar, yang diterima hanya 91 orang saja. Padahal, FK Unisma mendapat jatah kuota 200 mahasiswa baru dari Dikti.
Hal tersebut diungkapkan Dekan FK Unisma Dr. Hardadi Airlangga, Sp.PD saat acara silaturahmi Ikatan Orang Tua Mahasiswa (IOM) FK Unisma di Hotel Savana, Sabtu (13/9/14).
“Komitmen kita adalah bisa mengurus mahasiswa dengan baik, rasio dan proses pendidikan akan terus kami jaga untuk mewujudkan komitmen tersebut,”ungkap Hardadi kepada Malang Post.
Dody panggilan akrab Hardadi membeberkan salah satu tolak ukur keberhasilan pendidikan adalah tetap menjaga rasio dosen dan mahasiswa. FK Unisma tetap komitmen menjaga rasio tersebut ideal dengan perbandingan 1:10, yakni satu dosen dengan 10 mahasiswa. Dengan menjaga rasio tersebut, menurutnya proses pendidikan akan bisa berjalan efektif.
Selain itu Fakultas yang kini berusia 9 tahun itu juga selalu sukses meluluskan mahasiswa di uji kompetensi mahasiswa program profesi dokter. Dengan rata-rata kelulusan bisa mencapai 90 persen. “Selain proses perkuliahan, kami juga sangat selektif memilih mahasiswa baru. Karena itulah tes masuk tidak hanya tes psikologi saja tapi ada tes yang yang lebih komplek,”ujarnya.
Bahkan dari tes tersebut, kata Dody, bisa melihat apakah mahasiswa memiliki gangguan psikologi atau tidak. Karena seorang dokter harus sehat jiwa dan fisiknya sehingga bisa mewujudkan masyarakat yang sehat secara utuh.
Sementara itu terkait agenda silaturahmi IOM di Hotel Savana kemarin ia menjelaskan kegiatan tersebut merupakan agenda sambung rasa antara pendidik dan orangtua. Sebab kata dia, untuk mengantarkan kesuksesan mahasiswa perlu kolaborasi antara kampus dan orangtua.
Agenda silaturahmi kemarin juga dihadiri para pemimpin kampus Unisma diantaranya Rektor Prof. Dr. H. Surahmat, M.Si dan para wakil Rektor. Hadir pula dari jajaran yayasan dan dewan Pembina. Prof. Dr. H. Surahmat, M.Si dalam sambutannya mengungkapkan Unisma berkomitmen mengantarkan mahasiswa sampai sukses. Karena itu ia berharap orang tua memberikan dukungan dengan penuh ikhlas. “Kuncinya di orangtua, kalau ikhlas membiayai dan mengantarkan penuh kasih sayang maka mereka akan menjadi calon pemimpin yang hebat di negeri ini,”ujarnya.




