Universitas
Islam Malang

FE GELAR CREATIVEPRENEUR

Malang. Fakultas Ekonomi (FE), Universitas Islam Malang (Unisma) tidak berhenti membekali para mahsiswa dengan wawasan kewirausahaan melalui berberapa seminar, baik nasional maupun internasional. Kali ini Fakultas Ekonomi kembali mengadakan seminar nasional  senin, 07 Desember 2015 di Hall Usman Mansur, dengan tema “Membangun Bisnis Kreatif dalam Ekonomi Global”. Seminar ini mampu menarik minat 300 mahasiswa FE dengan dua narasumber dari latar belakang bisnis yang berbeda yakni M. Yusda Asmorokondi dari HIPMI Malang ( Himpunan Pengusaha Muda Indonesia) dan Fifi Trisanti dari GM Matos dan Batos.

Acara yang dimulai pada jam 09.00 dan dibuka oleh sambutan dari ketua pelaksana Wahyudi Pujianto. Sambutan berikutnya dari Dekan FE, Nur Diana, SE., M.Si dan yang terakhir sambutan dari  Wakil Rektor (Warek III) Dr. Ir. H. Badat Muwahid, MP. Sebelum  berlanjut ke acara inti, para mahasiswa diperlihatkan aksi sulap dari Dewata, mahasiswa semester 5, Prodi Akuntansi,  FE. Acara pun berlanjut ketika moderator Resti Septiana, Ketua Departemen Manajemen mengawali pembicaraan dengan mempersilakan kedua narasumber tersebut untuk memperkenalkan diri sekaligus pengalaman bisnis yang mereka lalui. Yang pertama dari narasumber Fifi Trisanti beliau lahir di Madura, anak ke 3 dari 6  bersaudara ini mengawali karir setelah menikah pada umur 22 tahun. Dengan moto yang diperoleh dari prinsip orang tuanya,“ Tidak ada kata pinjam dan minta- minta, yang ada hanya berdo’a. Tuturnya.

Ia mengawali karirnya dengan membangun tempat fitness center di daerah Malang yang sekarang dikembangkan oleh keluarganya. Selanjutnya ia bergabung dengan perusahaan asuransi dan untuk saat  ini, ia adalah General Manager (GM) Matos dan Batos. Pada awal menjabat selama tiga bulan, ia sempat kaget karena merasa pekerjaan yang dijalaninya tidak masuk akal, Namun ia segera ketika ia bertanya kepada pimpinan yang lain, bagaimana cara menjadi pimpinan di mall maka jawaban mereka “Besok kamu akan bisa sendiri.”Dengan semangat juang tinggi dan menghargai sebuah proses maka ia kembali dan mampu meningkatkan sewa 98% untuk peningkatan pendapatan  mall. Tidak hanya itu ia juga menjadi ketua APPBI dan anggota Badan Penasehat Pariwisata Daerah. Narasumber kedua adalah M. Yusda Asmorokondi, dengan prinsip “Harus kerja setelah S1” maka ia berhasil bergabung di PT. Samporna Tbk. Ia juga tergabung dalam HIPMI dengan alasan agar dapat merangsang daya saing antar pengusaha dalam berbisnis.

Menurut Fifi Trisanti untuk menumbuhkan kreativitas dalam perekonomian global kita harus selalu merespon segala tantangan yang ada, sesuai dengan prinsipnya yakni “Jika saya punya tantangan, maka saya hidup”, tidak hanya itu beliau juga mengatakan “ Tidak usah takut dengan kelompok bisnis dari kalangan Tionghoa,yang menguasai pasar karena dengan prinsip ATM (Amati, Tiru dan Modifikasi),maka semua akan bisa ditaklukkan. Perempuan kelahiran Madura ini juga sangat bersemangat untuk memotivasi para mahasiswa salah satunya “ Selagi kita hidup, jadilah  orang yang bermanfaat”. Tutupnya.

M. Yusda Asmorokondi juga sangat bersemangat  merespon pertanyaan- pertanyaan dari para mahasiswa yang salah satunya datang dari mahasiswa Manajemen semester 1 yakni bagaimana cara kita untuk menghadapi MEA? Ia menjawab bahwa sesungguhnya pelaku-pelaku bisnis di Indonesia sudah siap hadapi MEA. Ia menjelaskan bahwa strategi paling tepat yakni meningkatkan peran Usaha kecil dan Menengah (UKM) sebagai salah satu penggerak perekonomian nasional. Tidak hanya itu ia juga berpesan kepada mahasiswa bahwa untuk saat ini kita harus memiliki mimpi dan juga pintar- pintar dalam mengambil peluang. Tapi bagi yang ingin berbisnis maka langkah awal yang harus dijalani yakni memantapkan persiapan dalam berbisnis. (ilm)

Share:

Facebook
Twitter
Pinterest
LinkedIn