Universitas
Islam Malang

HUT KE-33 FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS ISLAM MALANG

Dorong Mahasiswa Jadi Entrepneur Muslim

MALANG – Berbagai sajian berbentuk tumpeng menjadi daya tarik tersendiri pada HUT- ke-33 Fakultas Ekonomi Universitas Islam Malang (FE Unisma) Rabu (11/6/14) kemarin. Meski bentuknya familiar, namun rasa yang dijanjikan tidak sama dengan tumpeng pada umumnya. Sebab, karya mahasiswa FE Unisma tersebut dibuat dengan bahan non beras.

Menurut koordinator kegiatan, Umi Nandiroh, ketentuan dalam lomba kreasi tumpeng tersebut memang harus berbagai non beras, kreatif, bersih dan bahannya mudah didapat.

“Dengan begitu, kamu menerima berbagai kreasi unik, seperti tumpeng bahan buah, bahan jeli, bahan ketela, dan bahan ubi. Semuanya manarik, dan bahannya banyak kita temui di sekitar,”ujar Umi.

Untuk memenangkan perlombaan, sejak pukul 10.00 WIB, tim yang menjadi perwakilan masing-masing kelas di FE Unisma menyiapkan tumpeng kreatif mereka menjadi bentuk tumpeng yang paling unik.

Dekan FE Unisma, Noor Shodiq Askandar, SE, MM, kegiatan tersebut memang dilaksanakan untuk menggerakkan mahasiswa dalam menyosialisasikan makanan non beras kepada masyarakat. Dengan karya manarik tersebut, mahasiswa dapat menjadi corong bagi masyarakat sekitar bahwa selain beras, sumber makanan lain dapat menjadi alternative yang tak kalah baik bagi manusia.

Apalagi, menurut Noor Shodiq, saat ini hasil beras di Indonesia semakin menurun, sehingga masyarakat harus dikenalkan pada bahan pangan alternative yang lebih mudah dihasilkan.

“Selain itu, ini adalah salah satu bentuk upaya menambahkan mindset entrepreneur bagi mahasiswa,”tambahnya.

Di usia ke-33 tahun ini, menurut pria yang menjabat sebagai Dekan di tahun ketiga tersebut, ada tiga poin penting  yang digarap FE Unisma. Poin pertama ialah membentuk mindset mahasiswa mandiri berjiwa entrepreneur muslim. Selanjutnya, ialah mengembangkan pembelajaran berbasis IT, serta poin ketiga ialah meluluskan mahasiswa yang kompeten sesuai dengan jurusan masing-masing. Misalnya ujian kompetensi setara Brevet bagi mahasiswa jurusan akuntansi dan kamampuan public relation bagi jurusan manajemen.

“Sudah banyak langkah yang kami tempuh, salah satunya ialah dengan mengembangkan kantin jujur, menggerakkan mahasiswa dalam usaha-usaha mandiri, dan sebagainya,”terang Noor Shodiq.

Selain itu, lanjutnya, mahasiswa juga diarahkan untuk tidak hanya belajar dengan buku, tapi juga memanfaatkan dunia maya, termasuk memanfaatkannya untuk keperluan usaha.

Selain lomba membuat tumpeng kreasi tersebut, hari itu juga dimeriahkan dengan festival lomba permainan tradisional seperti balap karung, tarik tambang, makan krupuk, gigit koin, dan sandal keluarga yang ditutup dengan pentas seni pada malam harinya. Sebelumnya, masih termasuk rangkaian kegiatan HUT FE Unisma ke-33, kegiatan juga diisi dengan lomba membuat business plan, seminar wirausaha, pidato Bahasa Inggris, cerdas cermat Aswaja, dan olehraga.

“Kami berharap, di tahun ke-33 ini, ke depannya FE Unisma dapat memberi manfaat yang semakin besar bagi umat dengan karya-karya yang baik,”tandas Noor Shodiq seraya menutup pembicaraan. (ily/adv/oci)

Share:

Facebook
Twitter
Pinterest
LinkedIn