Jurusan S1 Ilmu Hukum, Universitas Islam Malang (Unisma) kini terakreditasi ‘A’ atau sangat baik. Penilaian tersebut berdasar keputusan Badan Akreditasi Nasional, Perguruan Tinggi (BAN-PT) nomor 089/SK/BAN-PT/Akred/S/III/2015.
Penilaian terbaru ini tentu saja disambut gembira oleh segenap Civitas Akademika Unisma sebab kabar tersebut terdengar di saat kampus yang beralamat di Jalan MT Haryono, Kota Malang, tengah merayakan Dies Natalis ke 34.
Oleh karena itu jangan heran, jika spanduk – spanduk ucapan selamat pada raihan Jurusan S1 Ilmu Hukum bermunculan di lingkungan kampus tersebut.
“Hasil ini merupakan buah kerja keras bersama, baik itu dosen, karyawan, mahasiswa, pengurus yayasan dan pimpinan,” kata Prof Dr Maskuri, Rektor Unisma saat ditemui wartawan di ruang kerjanya. Maskuri memaparkan, akreditasi terbaru di Jurusan S1 Ilmu Hukum, kampusnya merupakan hasil penilaian ulang atau reakreditasi yang berlangsung dua bulan lalu.
Kala itu Tim Asesor BAN PT menilai sejumlah parameter perkuliahan, seperti rasio dosen dan mahasiswa, laboratorium, gedung perkuliahan, Perpustakaan, jaringan internet, kerjasama, serta hasil riset dan publikasinya.
Dari sejumlah parameter itu, ternyata Jurusan S1 Ilmu Hukum dinilai sangat baik. Tim Asesor, menurut Maskuri, terkesima dengan situasi perkuliahan S1 Ilmu Hukum, yang baru saja menempati ruang perkuliahan baru.
Di ruang yang baru ini, terdapat laboratorium komputer, akses internet gratis, perpustakaan, dan ruang peradilan semu yang merupakan terbesar di Kota Malang. Bentuk ruang peradilan semu ini mirip dengan ruang sidang di Mahkamah Agung, dimana alur tempat duduknya berbentuk setengah lingkaran.
“Selain itu Manajemen di kampus kami juga berbasis IT. Ini juga menjadi nilai tambah selain fasilitas-fasilitas di sana,” lanjut Maskuri.
Semakin percaya Diri
Konsekuensi hasil akreditasi S1 Jurusan Ilmu Hukum tentu banyak, dan umumnya berdampakpositif pada kemajuan mahasiswa, dan kampus. Diantaranya adalah membuka peluang mahasiswa, atau alumnus untuk melanjutkan studi ke luar negeri.
Peluang itu bisa terjadi karena akreditasi jurusan S1 Ilmu Hukum kini sudah setara dengan perguruan tinggi maju di Tanah Air, dan luar negeri.
Selain itu, Unisma juga diperbolehkan membuka program S3 untuk ilmu hukum, dapat membuka diklat pemerintah yang berkaitan dengan hukum, serta jumlah mahasiswa bidik misi yang bertambah dari sebelumnya.
Ke depan 20 program studi di Unisma juga akan mendapatkan akreditasi ‘A’ pula. Perolehan dari jurusan S1 Ilmu Hukum merupakan pemacu untuk Unisma agar terus berbenah, termasuk untuk membuat seluruh jurusan di Unisma terakreditasi ‘A’.
“Saat ini sudah ada beberapa jurusan yang sedang dalam proses reakreditasi lagi. Harapan saya, hasilnya bisa ‘A’ lagi. Jurusan yang tengah reakreditasi itu antara lain Program Studi agribisnis, Bahasa Inggris, Metematika, dan Bahasa Indonesia.




