
Malang. Rabu (4/11/15). Pelaksanaan Student Day, yang memasuki pekan kelima, dari sembilan pekan yang diadakan oleh Universitas Islam Malang (Unisma) terlihat makin prima. Di Hall Usman Mansur misalnya, UKM JQH (Jamqiyah Qurrot Walhufadz) mengisi dalam acara Student Day. Para pengurus JQH berbincang-bincang ringan dengan Maba mengenai visi misi JQH selepas pelaksanaan mengaji. “Kegiatan yang dilaksanakan hari ini hanya mengaji. Kami mengaji secara bergantian”. Tutur Novi, Mahasiswa Baru (Fakultas MIPA).
Di Gedung B Maba mendapatkan materi berupa”Pendampingan Penulisan Proposal”. Di setiap kelas yang mereka tempati, terlihat dosen dan pendamping intens berdiskusi dengan Maba.. Materi yang disampaikan ini memiliki tujuan agar mereka mampu membuat proposal dengan baik. Kegiatan yang menekankan penalaran ini bertujuan agar Maba memiliki dasar-dasar kehidupan akademik yang selalu bersandar pada standar ilmiah.Sementara di Gedung B lantai 1 juga nampak para Maba menunjukkan bakat minatnya di bidang sastra. Beberapa Maba nampak membacakan puisi. Kegiatan tersebut dimakduskan untuk mengasah jiwa seni dan mempertajam bakat yang dimiliki oleh Maba.
Pekan kelima ini, masjid Ainul Yaqin dibanjiri air mata mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Fakultas Peternakan. Ustadz Ali Ashari sebagai pemateri memberikan motivasi dan pencerahan kepada para mahasiswa, setelah itu beliau mengajak para mahasiswa untuk merenung. Beliau meminta seluruh mahasiswa untuk menundukkan kepala dan memejamkan mata. Ustadz Ali mulai mengajak para mahasiswa untuk kembali merenungkan kesalahan yang pernah diperbuat, pengorbana kedua orang tua, dan kematian yang akan terjadi kepada semua makhluk di dunia. Para Maba mulai terlihat meneteskan air mata. Suara dzikir dan lantunan doa menggema mengiringi isak tangis Maba. Kegiatan Student Day, menurut Wakil Rektor 3 Unisma, Dr. Badat Muwakhid, MP, tahun ini menjadi spesial mengingat dilangsungkan selama sembilan pekan. “Kami ingin memberi dasar sekaligus penguatan pada Maba untuk senantiasa berpikir ilmiah, semangat mengembangkan bakat dan minat, serta tak lupa membentuk karakter Islami Ahlusunnah wal Jama’ah. (tim)




