MALANG. Sebanyak 100 siswa SMA Nahdlatul Ulama 1 Gresik beserta lima orang guru berkunjung ke Universitas Islam Malang (Unisma), Selasa, 1/3/2016. Rombongan dari SMA Nahdlatul Ulama 1 Gresik tersebut diterima langsung oleh Wakil Rektor Universitas Islam Malang, Dr. Ir. H. Badat Muwakhid, MP,Kepala Biro BAKPK, Dr. Dwi Susilowati, SP.,MP dan Kepala Humas Ari Ambarwati, SS, M.Pd.
Drs. M. Hasyim Abbas selaku Ketua rombongan mengucapkan terima kasih telah diperbolehkan mengunjungi Unisma. Tujuan kunjungan ini dimaksudkan untuk meminta bimbingan dari Unisma agar siswa dapat memilih universitas yang tepat salah satunya Unisma yang semakin berkembang pesat. “Kami bersyukur karena sudah dapat diterima dengan baik di Unisma, kami ingin siswa kami melanjutkan kuliah di Unisma yang merupakan naungan Ma’arif, mohon siswa kami diberi penjelasan mengenai profil dan fakultas yang ada di Unisma.” Terang Guru Sosiologi tersebut. Beliau menambahkan banyak alumni dari SMA Nahdlatul Ulama 1 Gresik melanjutkan ke Universitas Islam Malang, beliau antusias sekali mengutarakan keinginannya agar siswa dapat masuk ke Unisma.
Dr. Ir. H. Badat Muwakhid,MP, selaku Wakil Rektor (Warek) III Bidang Kemahasiswaan, Publikasi, dan Keagamaan, dalam sambutannya juga mengucapkan terima kasih telah meluangkan waktu untuk datang ke Unisma. Beliau senang dikunjungi oleh SMA Nahdlatul Ulama. “Kami senang sekali dengan kedatangan saudara muda, jika siswa ingin masuk ke Unisma membawa ijazah dari maarif seperti SMA Nahdlatul Ulama ini untuk masuk ke Unisma akan mendapatkan potongan DPP 25%.” Tutur Warek III.. Beliau juga menyatakan bahwa di Unisma selain belajar tentang akademik juga diajarkan mengenai karakter. Terdapat tiga karakter yang diperlukan yaitu ilmiah, memiliki jiwa pemimpin dan keagamaan. Siswa yang mendengarkan sambutan Bapak Wakil Rektor III antusias.
Drs. M. Hasyim Abbas berharap informasi ini dapat bermanfaat bagi seluruh siswa dalam memilih mana Universitas yang terbai “Terimakasih atas paparannya mengenai kampus Unisma, semoga siswa kami dapat memilih universitas yang tepat seperti Unisma.” Tutupnya. (nin)




