Universitas
Islam Malang

LPIK UNISMA GELAR DISKUSI FIKIH KONTEMPORER

MALANG. Lembaga Pengkajian Islam dan Keaswajaan (LPIK) Universitas Islam Malang (Unisma) menggelar diskusi bulanan, Rabu, 24/02/2016 di ruang LPIK. Diskusi bulanan merupakan diskusi rutin yang dilaksanakan oleh LPIK dalam rangka mendorong iklim pengkajian Islam dan Keaswajaan yang kritis bagi segenap sivitas akademika Unisma.

“Tiap bulan kami rutin menggelar acara ini, dengan bahasan yang berbeda-beda sesuai dengan topi yang tengah menjadi perbincangan hangat di masyarakat,” tegas Drs. H. Ali Ashari, Ketua LPIK Unisma. Ia menambahkan bahwa siapa saja dapat menjadi narasumber diskusi bulanan asal memiliki bahan atau materi dan kompetensi yang memadai. “Siapa saja bisa hadir, dan tidak tertutup kemungkinan suatu saat kami akan menghadirkan narasumber nasional untuk mengkaji fikih kontemporer atau persoalan yang jadi trending topic di masyarakat.” Tukasnya.

Dalam diskusi yang dijhadiri sekitar 20 peserta tersebut, menghasilkan beberapa simpulan, diantaranya adalah hukum akan selalu mengikuti perkembangan zaman, pintu ijtihad akan selalu terbuka untuk memecahkan problem masyarakat modern. Bahkan tidak tertutup kemungkinan, LPIK Unisma  dapat memberikan jawaban atau rekomendasi terkait persoalan bangsa, bukan sekedar persoalan yang sekarang ini mengapung di masyarakat, misalnya bunga bank konvensional sampai pada fenomena LGBT, tetapi juga mampu memprediksi kondisi sosial masyarakat dimasa yang akan datang.

Lebih jauh lagi, Islam tidak boleh dipahami hanya pada persoalan hitam dan putih atau halal dan haram, akan tetapi Islam harus dipahami secara kaffah untuk kemudian menempatkan Islam yang “Rahmatan lil alamin” dan Islam sebagai jalan keselamatan ummat. (AA)

Share:

Facebook
Twitter
Pinterest
LinkedIn