Universitas
Islam Malang

MALAM PENTAS STUDY, SANGGAR SEDAYA FMIPA UNISMA UNJUK KARYA

MALANG – Masterpiece terlahir dari latihan keras. Ungkapan itulah yang cukup menggambarkan BSO Sedaya (Sanggar Seni dan Budaya) Fakultas MIPA Universitas Islam Malang (Unisma). Tepat pada 6 April 2016 bertempat Hall Oesman Mansur, Gedung Al-Hanafi, Lantai 3 Unisma sukses menuangkan karya-karya seni mahasiswaa FMIPA yang digelar dalam bentuk Pentas Study.

Malam Pentas Study tersebut sangat padat dibanjiri penonton. Tak hanya dari kalangan mahasiswa di lingkungan Unisma saja, namun dari berbagai latar belakang organisasi yang berbeda-beda dari kampus luar juga banyak yang hadir. Semua berkumpul menjadi satu hiruk pikuk memberikan applause atas suguhan-suguhan karya mahasiswa FMIPA Unisma yang tergabung dalamm BSO Sedaya.

Pada Pentas Study semua divisi Sedaya saling berlomba menampilkan karya-karya terbaik mereka. Sehingga tak hanya suguhan karya dalam bermusik, tari, teater. Skeptis seorang biolog juga dituangkan dalam bentuk karya fotografi, seni kerajinan tangan dan madink 3D.

Mahasiswa punya caranya sendiri dalam membawa nama baik kampusnya. Itulah yang diam-diam sering dilakukan teman-teman band dari Sedaya Fakultas MIPA Unisma. Kompetisi Band dari satu panggung ke panggung lain dicoba sebagai ajang mengasah diri. Dan karya bermusik mereka pun patut tuk dinikmati tak hanya dalam kampus tapi di luar kampus juga.

Seni tari yang ditampilkan pada Pentas Study pun tak hanya sebuah dance modern. Tapi tari tradisional tetap menjadi primadona yang tak terlupakan bagi sedaya tuk menampilkan kultur khas sebuah daerah. Karena Sedaya Fmipa ingin menjadi generasi yang tetap eksis melestarikan tari tradisional dalam ragam warna kebudayaan daerah yang dimiliki Indonesia. Kemudian teater dari FMIPA yaitu Teater Geor memainkan teater dengan judul “Malam Gelisah” mencoba untuk menyampaikan malam-malam gelisah seseorang pujangga dari sudut pandang yang berbeda.

‘Kami lebih berwarna’ itulah slogan yang digaungkan Sedaya Fakultas MIPA Unisma. Berkarya tanpa henti dan berharap dengan segala kesederhanaanya bisa menginspirasi banyak pihak. “Semoga ke depan akan lebih banyak bibit-bibit unggul Unisma yang bisa terus menggaungkan nama baik Unisma tak hanya di dalam kampus namun di luar kampus dalam bentuk karya dan prestasi,” harap Anna Fathiah, LGM FMIPA Unisma.[af-mipa]

Share:

Facebook
Twitter
Pinterest
LinkedIn