MALANG. Kamis, 2/6/2016 Universitas Islam Malang (Unisma), kampus kebanggaan warga Nahdlatul Ulama (NU) mendapat kehormatan menjadi pusat inkubator nasional Pondok Cerdas Umat (PCU). PCU bertujuan untuk mewujudkan pemerataan pendidikan diseluruh wilayah Indonesia. PCU adalah program teritorial TNI dalam rangka turut mencerdaskan kehidupan bangsa.Program ini telah diresmikan oleh Kapuspen TNI Mayjen Tatang Sulaiman dan Direktur Utama TV BMW Arvin Miracelova pada tanggal 3 Oktober 2015, di Cilegon, dalam rangka HUT TNI ke 70.
Kegiatan ini guna mendukung program TV pemberdayaan (TV BMW, TV Kolaborasi TNI dan rakyat Indonesia) yang diresmikan oleh Panglima TNI Jendral TNI Gatot Nurmantyo pada tanggal 8 Agustus 2015, di Balai Media TNI, Salemba, Jakarta. Pusat penerangan (Puspen) TNI beserta seluruh jajaran TNI AD. AU, AL bekerja sama dengan TV BMW (Berita Mitra Warga) dan didukung oleh teknologi Dispenser Satelit yang merupakan teknologi karya anak bangsa, berpartisipasi dengan masyarakat, komunitas, sekolah, kampus, dan pemerintah daerah dalam penyelenggaraannya.
“Unisma merupakan institusi yang mendapat kehormatan dari TNI untuk menjadi pusat inkubator nasional Pondok Cerdas Umat.” Ungkap Rektor Unisma, Prof. Dr. H. Maskuri, M.Si. Ia menyatakan bahwa sebagai kampus di bawah naungan NU, sudah sepatutnya turut ambil bagian mengedukasi warga melalui program-program yang mencerdaskan umat sekaligus meneguhkan nasionalisme relijius yang menjadi haluan NU. “Kita tidak bisa diam saja ketika eksistensi NKRI terancam oleh gerakan yang berusaha memecah belah kesatuan Negara kita. Unisma mendukung penuh program PCU sebagai ikhtiar mencerdaskan sekaligus membentengi umat dari pengaruh buruk yang dapat mengancam kedaulatan kita.”
Kegiatan inovatif yang dinamakan “Jejaring TNI-Pondok Cerdas Warga”di Unisma memiliki tiga bilik, yakni perpustakaan digital, diklat mahasiswa, serta studio yang dapat digunakan untuk memproduksi siaran TV yang mencerdaskan umat. Sebelumnya, pada upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional, 20 Mei 2016, Unisma menandatangani nota kesepahaman dengan TV BMW untuk bekerjasama memproduksi dan menyiarkan program-program yang mencerdaskan. CEO TV BMW Arvin Miracelova dan Kepala Bidang Informasi dan Internet Puspen TNI Kol. Inf. Bernardus Robert menyatakan bahwa mahasiswa Unisma dapat memeanfaatkan studio TV BMW yang berada di lantai 2 dan 3 gedung Al Khowarizmi sebagai sarana untuk mengasah kemampuan jurnalistik dan broadcasting. “Selama ini mahasiswa menjadi penonton tayangan TV saja, sekarang kita ajak untuk memproduksi tayangan yang tidak hanya rekreatif tetapi juga informative sekaligus edukatif.” Tegas Kol. Inf. Robert.
Rektor Unisma berharap civitas akademika Unisma, khususnya mahasiswa dapat memanfaatkan keberadaan jejaring PCU dan TV BMW sebagai ajang pembelajaran, pembentukan karakter mahasiswa Indonesia unggul dan mengedepankan nilai-nilai nasionalisme yang relijius. Dalam kesempatan itu pula, Panglima TNI, Jenderal Gatot Nurmantyo menyampaikan ceramah terkait Proxy War kepada 5000 mahasiswa semester 2 Unisma. Selanjutnya, Ketua Umum Pengurus Besar (PB) NU, Prof. Dr. KH. Said Aqil Siradj juga menyampaikan ceramah kebangsaan. Pada kesempatan tersebut, Ketua Umum PBNU juga meresmikan prasasti Universitas Islam Malang: Dari NU untuk Indonesia dan Peradaban Dunia (AA)




