Universitas
Islam Malang

fk unisma

Publikasi Dosen Indonesia Minim

MALANG –Saat ini, Universitas Islam Malang (Unisma) tengah gencar mengembangkan kualitas dan pengetahuan para dosen terlebih menjelang pelaksanaan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA). Salah satu upayanya adalah dengan mendatangkan pejabat Direktorat Jenderal Perguruan Tinggi (DIKTI) yakni Prof. Dr. Supriadi Rustad, M.Si. di gedung rektorat Unisma.

Supriadi, dalam sarasehan menekankan aspek pengembangan mutu dalam sebuah perguruan tinggi. Caranya, meningkatkan kualitas dosen dengan mengikuti studi-studi lanjut. Untuk itu, Ia memberikan masukan untuk Unisma agar lebih memperhatikan kinerja dan kualitas dosen yang dimiliki.

Ia kemudian juga memberikan data terkait pendidikan yang ada di Negara lain sebagai sebuah komparasi. Dengan begitu, dosen-dosen Unisma bisa mengetahui apa yang harus disiapkan untuk menghadapi era MEA.

“Termasuk publikasi dari perguruan tinggi di Indonesia itu sangatlah kurang. Kita masuk dalam peringkat yang setara dengan Vietnam dan Bangladesh, jauh dari Malaysia, ” terangnya.

Menurut Prof. Dr. H. Maskuri, M.Si., acara itu memang ditujukan untuk memberikan pengetahuan tambahan pada dosen khususnya terkait persiapan menjelang era MEA. Dengan informasi itu, Maskuri mengharapakan para dosen bisa meningkatkan kualitas dirinya masing-masing.

“Ini merupakan sebuah langkah strategis untuk memberikan pencerahan pada dosen-dosen Unisma sehingga bisa memiliki kesadaran untuk mempersiapkan diri menghadapi MEA,  ”tandasnya.

Didatangkannya pejabat DIKTI, menurut Maskuri, dosen bisa mengetahui regulasi yang diterapkan oleh pemerintah khususnya DIKTI yang terakit dengan aktivitas di perguruan tinggi. Disamping itu, para dosen juga diharapkan segera bergegas untuk menata dan mebekali diri dengan kemampuan yang berdaya saing.

“Dengan harapan dosen tidak akan bersantai-santai untuk menghadapi MEA. Sehingga mereka bisa cepat meningkatkan mutu pendidikan yang erat kaitannya dengan kualitas lulusan, ”imbuhnya.

Share:

Facebook
Twitter
Pinterest
LinkedIn