Universitas
Islam Malang

SMK PGRI BANJARBARU KALSEL ANTUSIAS GALI INFORMASI TENTANG UNISMA

MALANG. 20 Siswa SMK PGRI 2 Banjarbaru, Kalimantan Selatan, beserta empat orang guru berkunjung ke Universitas Islam Malang (Unisma), Rabu, 6/1/2016. Kehadiran mereka adalah untuk mencari informasi langsung mengenai Fakultas, berikut Program Studi (Prodi) yang dimiliki oleh kampus yang berdiri sejak 35 tahun yang lalu tersebut.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, H. Aiman, S.Pd menyatakan bahwa kunjungan kali ini dimaksudkan untuk mendapatkan informasi yang akurat mengenai Unisma, termasuk mengetahui secara langsung bangunan dan kondisi fisik Unisma yang kian megah. “Kami sudah berselancar di internet untuk menggali informasi tentang Unisma, tetapi siswa kami ingin mengetahui secara langsung mengenai Unisma.” Kata Aiman, yang juga merupakan guru Bimbingan Konseling (BK) tersebut. Pihaknya juga banyak mendengar tentang keberadaan Unisma, dan bersyukur mendapat kesempatan hadir langsung di Unisma.

Dr. Ir. H. Badat Muwakhid,MP, selaku Wakil Rektor (Warek) III Bidang Kemahasiswaan, Publikasi, serta Keagamaan, dalam sambutannya menyatakan bahwa Unisma adalah kampus multikultural yang terbuka bagi siapa saja. “Kampus Unisma tidak hanya menerima mahasiswa muslim tetapi juga nonmuslim. Bahkan kampus kami sudah memiliki mahasiswa yang berasal  dari masing-masing Provinsi yang ada di Tanah Air, 34 Provinsi. Ini merupakan kepercayaan luar biasa dari masyarakat Indonesia.” Tukasnya. Ia menambahkan bahwa di Unisma, mahasiswa tidak saja diasah kemampuan akademik dan berpikir kritisnya, tetapi juga digambleng kompetensi kepemimpinan, kewirausahaan, dan keagamaannya. “Kami ingin memberi bekal komplit pada para calon pemimpin masa depan, karena tantangan masa depan jauh lebih kompleks.” Ingatnya.

Desi, S.Pd, selaku Wakil Kepala Sekolah Bidang Akademik berharap selepas mendapatkan informasi secara langsung dan mengunjungi Unisma, siswa SMK PGRI 2 Banjarbaru mendapat tambahan pengetahuan seputar Pendidikan Tinggi dan bergabung dengan Unisma. “Terimakasih kami sudah disambut baik dan mendapat banyak penjelasan yang bermanfaat, khususnya seputar Fakultas, Prodi, dan sistem Pendidikan Tinggi di Unisma.” Ujarnya. Ia menyatakan kedatangan mereka jauh-jauh dari Banjarbaru, satu jam perjalanan dari Banjarmasin, tidak sia-sia sebab mereka merasa Unisma berbeda dengan kampus lain yang sudah mereka kunjungi. “Ada shalawat Nuril Anwar tadi, dan ternyata itu dikumandangkan di setiap kelas untuk memulai perkuliahan. Kami salut dengan itu.” Tutupnya.

Share:

Facebook
Twitter
Pinterest
LinkedIn