
Malang. Kegiatan studi banding yang diadakan oleh Himpunan Mahasiswa Akuntansi Universitas Darma Persada (Himada), Selasa, 24/11/15 disambut antusias para Mahasiswa Fakultas Ekonomi (FE) Universitas Islam Malang (Unisma), khususnya para anggota Departemen Akuntansi (Depak) baik dari para pengurus maupun anggota baru. Kegiatan studi banding ini merupakan program kerja tahunan yang diadakan oleh HIMADA Sekitar 27 Mahasiswa Himada dan 50 Anggota Departemen Akuntansi turut hadir memenuhi ruang seminar Gedung B lantai tujuh. Kegiatan ini juga dimeriahkan oleh grup SEMI sebagai pengisi acara hiburan sehingga semakin menambah hidup acara tersebut. Pembahasan yang dilakukan dalam studi banding ini mengenai konsep kerja antara Depak, FE Unisma dan Himada Jakarta guna memperbaiki kinerja dan sebagai evaluasi kerja. Acara dimulai pukul 09.00 WIB dan dibuka oleh sambutan Dekan FE, Ibu Nur Diana, SE, M.Si. Dalam sambutanya, ia memaparkan sekilas tentang FE Unisma dan ia berharap acara tersebut dapat berjalan dengan baik serta menjadi manfaat bagi Himada Jakarta dan Depak FE Unisma.
Acara yang berlangsung selama lima jam ini berisi tentang perkenalan dari masing-masing anggota, divisi, program kerja,dan konsep himpunan atau organisasi baik dari Universitas Islam Malang maupun dari Universitas Darma Persada. Dalam hal ini Himada memiliki lima divisi diantaranya divisi Komunikasi informasi, divisi dana usaha, divisi pendidikan dan pengembangan, divisi kaderisasi dan divisi HTQ. Di setiap divisi, memiliki dua sampai tiga program kerja. Diantaranya english club, accounting competition, donor darah, bakti sosial, mentoring dan masih banyak lagi. Dalam studi banding tersebut Himada juga membahas terkait prestasi yang pernah diraih yaitu mereka pernah menjuarai debat akuntansi di Universitas Pancasila Jakarta. Hal-hal tersebut dapat dijadikan semangat memacu mahasiswa untuk terus berkompetisi.
Program kerja yang di paparkan oleh kedua organisasi mahasiswa tersebut menjadi sangat menarik terbukti dari antusiasme para anggota dalam mendengarkan paparan dari masing- masing divisi. Sesi tanya jawab juga menjadi sesi yang paling ditunggu di acara tersebut. Terdapat beberapa pertanyaan menarik yang juga bisa dijadikan jawaban permasalahan yang selama ini mungkin dihadapi dalam suatu organisasi. Salah satu pertanyaannya dari anggota Depak kepada Himada yakni mengenai solusi menghadapi anggota yang pasif dalam organisasi mengingat juga minimnya sumber daya manusia yang dimiliki dengan tingkat kemampuan yang berbeda. Pertanyaan tesebut direspon baik oleh Himada dengan jawaban mereka yang menerapkan ketegasan terhadap mahasiswa-mahasiswa yang pasif dengan teguran ringan yang bersifat membangun, menjaga komunikasi serta meningkatkan solidaritas. Jadi sistem organisasi dibangun bukan semata-mata untuk menjalankan tugas yang bersifat monoton namun juga berdasarkan azas kekeluargaan. Kesolidan mereka dibangun karena asas kekeluargaan yang kuat. Membantu tidak hanya sebatas ruang lingkup organasasi namun juga di luar organisasi sehingga terjalin rasa saling membutuhkan dan permasalahan dalam organisasi dapat diatasi. (ilm)




