MALANG- Unit Kreativitas Mahasiswa (UKM) Korps Suka-Rela Palang Merah Indonesia (KSR-PMI) Unit Universitas Islam Malang (Unisma) mengadakan Pendidikan dan Pelatihan Lanjutan Kepalangmerahan ke-XXVI yang berlangsung selama dua hari mulai Sabtu sampai Minggu (12-13 Maret 2016). Kegiatan yang digelar di Wisata Bedengan, Dau, Kabupaten Malang ini diawali dengan upacara pembukaan yang dipimpin oleh ketua pelaksana. Sementara, Ketua umum KSR-PMI unit Unisma bertindak sebagai pembina upacara.
Pendidikan dan Pelatihan Lanjutan Kepalangmerahan ini merupakan kegiatan yang rutin diadakan setiap tahun oleh UKM KSR PMI Unit Unisma dalam rangka kaderisasi keanggotaan sebagai tongkat estafet kepengurusan dan menjaga Eksistensi KSR sebagai UKM yang bergerak di bidang Kemanusiaan dan Kepalangmerahan.
“Kegiatan ini dilaksanakan dengan tujuan agar para anggota KSR-PMI Unit Unisma memahami dan dapat mendalami materi seputar kepalangmerahan”, ujar Abdul Basith, Ketua Umum UKM KSR-PMI. “Selain itu, kegiatan diklat lanjutan ini juga menjadi ajang pengambilan scraf sebagai salah satu persyaratan untuk menjadi pengurus UKM KSR-PMI UNISMA”, tambahnya.
Selama dua hari peserta memperoleh beragam materi, mulai dari pendalaman materi PP, PK, assement, mitigasi bencana yang dipraktikkan dengan simulasi bencana. Semua materi yang diberikan merupakan gambaran secara umum kegiatan atau fungsi secara keseluruhan dari UKM yang bergerak dibidang Kemanusiaan dan Kepalangmerahan ini.
Selain pemateri dari instansi terkait, turut hadir pula sang motivator Avin Nadhir untuk memberikan pengarahan mental kepada para peserta Diklat. Kehadiran Avin Nadhir disambut dengan antusias oleh para peserta, mereka sangat senang dan tidak menyangka bisa bertemu dan bercuap-cuap langsung bersama pendiri desa inggris yang juga merupakan sang motivator internasional.
“Semoga, setelah kalian mengikuti kegiatan ini akan lebih banyak ilmu yang kalian dapat, tidak hanya tentang palang merah tetapi Juga tentang kebersamaan, kekompakan dan dan mental yang kuat sebagai relawan” ujar ketua umum selaku pembina upacara. [ksr-pmi]




