Universitas
Islam Malang

UKM MUSIK GAUNG 193 UNISMA ROAD SHOW DI UIN SURABAYA

MALANG – Unit Kreativitas Mahasiswa (UKM) Musik “Gaung 193” Universitas Islam Malang (Unisma) mendapatkan undangan kehormatan dalam acara persemian UKM Musik Psikologi di UIN Sunan Ampel Surabaya. Tim UKM Musik “Gaung 193” Universitas Islam Malang menghadiri acara peresmian UKM Musik Psikologi (MUGI) UIN Sunan Ampel. Acara yang bertajuk “Over Action” ini dihelat pada Senin, 7 Desember 2015 dan berlangsung meriah di gedung Auditorium UIN Sunan Ampel Surabaya.       

Tidak hanya UKM Musik dari Universitas Islam Malang yang hadir dalam launching tersebut. Beberapa UKM Musik dari kampus lain juga tampak hadir, antara lain: Konkrit 34 Band (Fakultas Syariah dan Hukum), USB Band (Fakultas Tarbiyah dan Keguruan), serta Red Band (Fakultas Dakwah dan Komunikasi). Ada pula grup band dan musisi yang didatangkan khusus dari luar wilayah kampus, seperti UKM musik Universitas 17 Agustus (UNTAG), Universitas Pelita Harapan (UPH), Universitas Bhayangkara (UBHARA), dan Universitas Ciputra.

Dalam acara tersebut, Kepala Sub-Bagian Akademik Fakultas Psikologi dan Kesehatan (FPK), Hasbullah Hilmi, M.HI, yang mewakili Dekan Fakultas Psikologi dan Kesehatan, mengatakan bahwa musik adalah sebuah bahasa yang sangat bisa diterima oleh kalangan manapun. Seperti perjuangan Walisongo, yang mensyiarkan Islam ke tanah air ini melalui pendekatan musik dan wayang kulitnya. Gending Jowo adalah salah satu musik buatan para wali, yang pada akhirnya menjadikan Negara Indonesia didominasi oleh kaum muslim. “MUGI itu UKM seni musik, di dunia ini musik cuma punya satu bahasa yang sama, yaitu bahasa yang bisa diterima oleh berbagai kalangan. Seperti walisongo yang berhasil menyebarkan Islam di tanah air ini dengan menggunakan pendekatan Gending Jowo dan wayang kulit,” katanya.

Perlu diketahui, bahwa UKM MUGI yang dinaungi dibawah UKM tingkat Universitas Seni Budaya (SB) ini sebenarnya telah  berdiri sejak  tanggal 9 Maret 2014. berawal dari sebuah grup band kelas G2 Prodi Psikologi.  Meskipun namanya Musik Psikologi, namun yang dipelajari didalamnya tidak hanya musik saja. Hal ini diungkapkan ketua Umum UKM MUGI, Arul. “Meskipun bernama MUGI namun kita juga mempelajari teater, musikalisasi puisi, fotografi, dan lainnya,” terangnya saat diwawancarai.

Kehadiran UKM Musik Gaung 193 Unisma di UIN Surabaya ini, juga bisa menjadi wahana untuk sosialisasi kepada khalayak luar dan memperluas jaringan sesama UKM Musik di perguruan tinggi. Dalam kesempatan terpisah, Romy, selaku Ketua Umum UKM Musik Gaung 193 Unisma, menjelaskan, bahwa “kami (UKM Musik Unisma, red) terus berupaya mengembangkan skill para anggota dan memperluas jaringan antar perguruan tinggi”. “Kami selalu ingin tampil beda dibanding dengan UKM Musik kampus lain. Kami harus bisa lebih baik dari mereka”, tambahnya []

Share:

Facebook
Twitter
Pinterest
LinkedIn