Dengan semangat dan senyum lebar, Rektor Unisma Prof. Dr. H. Surahmat., M.Si didampingi Kakanwil BRI Malang Mardi Wibawa dan Ketua Umum Yayasan Unisma Prof. Dr. H. Achmad Sodiki, SH langsung test drive mobil operasional bantuan Bank Rakyat Indonesia Malang. Mobil berwarna putih sebagai bantuan bina lingkungan dari BRI melaju dengan tentang mengelilingi halaman rektorat. “Bantuan ini bisa digunakan untuk lebih meningkatkan operasional mahasiswa dengan para petani maupun peternak binaan,” ujar Surahmat, Jumat (11/10).
Selain mobil operasional, BRI juga memberikan bantuan peralatan di Laboratorium Peternakan Unisma di dusun Jengglong desa Tegalwaru Kabupaten Malang sebesar Rp 200 Juta untuk pengembangan sapi potong, sapi daging maupun kambing yang kini jumlahnya mencapai ratusan ekor.
“Pengembangan Teaching farm ini diharapkan akan mendapatkan bantuan CSR BRI lagi, sehingga lahan yang kini dimiliki Unisma seluas 1ha dapat diperluas lagi mengingat sapi dan kambing banyak dititipkan di masyarakat sekitar,” terangnya.
Menurut Surahmat, kerjasama dengan BRI yang dimulai sejak tahun 2011 ini dapat dikembangkan lagi misalnya berupa bantuan mobil ambulance lengkap dengan peralatan khususnya bagi mahasiswa Fakultas Kedokteran untuk melakukan pelayanan kesehatan keliling.
Seperti diketahui, perguruan tinggi bukanlah menara gading yang mampu melakukan pengembangan tanpa bantuan dari pihak lain. “Unisma dengan tangan terbuka menerima kerjasama dengan perusahaan lain, sehingga biaya operasionalnya dapat ditekan. Untuk kuliah di Unisma tidak mahal dan tidak sedikitnya ada 25 mahasiswa yang mendapat beasiswa BRI setiap tahun.
Sementara program BRI Peduli Pendidikan ini, menurut Kakanwil BRI Malang, Mardi Wibawa, tidak hanya memberikan beasiswa tetapi juga diwujudkan dengan sebuah mobil. “Antar BRI dengan Unisma telah terjalin keja sama yang sudah lama. Harapannya akan berlanjut dan makin dikembangkan,” ujar Mardi yang akan memberikan bantuan lainnya.
Dikatakan, selain memberikan bantuan beberapa perguruan tinggi, BRI juga memberikan bantuan ke Pondok Pesantren, Rumah Sakit maupun sarana umum lainnya. Dalam kesempatan tersebut Mardi juga berjanji akan memberikan kemudahan bagi dosen maupun mahasiswa dengan mengeluarkan satu kartu yang multi fungsi termasuk fasilitas kredit pendidikan bagi mahasiswa Unisma.




