
Upaya Universitas Islam Malang dalam mewujudkan visi sebagai perguruan tinggi berkelas dunia kembali ditunjukkan melalui keterlibatan aktif di forum internasional. Bersama Jalin Pena Indonesia, UNISMA menyelenggarakan konferensi internasional di Universiti Islam Sultan Sharif Ali, Brunei Darussalam, dengan mengusung tema Mengusung tema “Islamic Higher Education in the Era of Global Transformation: Language, Inclusion, and Sustainable Development”, pada Sabtu (25/4).
Perwakilan UNISMA dalam forum tersebut dihadiri oleh Wakil Rektor 1 dr. Hj. Erna Sulistyowati, M.Kes., Ph.D., Wakil Rektor 3 Dr. H. Muhammad Yunus, M.Pd., Dekan Fakultas Agama Islam Dr. H. Abdul Jalil, M.PdI, Wakil Dekan I Fakultas Ekonomi dan Bisnis Harun Al Rasyid, MIEB., Ph.D., serta Kepala Pusat Bidang Kolaborasi dan Pengembangan Internasional Sonny Elfiyanto, M.Pd., Ph.D.
Kegiatan ini dibuka langsung oleh Rektor UNISSA, Dato Seri Setia Dr. Haji Norarfan bin Haji Zainal, dan menghadirkan akademisi, peneliti, serta praktisi pendidikan dari berbagai negara. Diskusi yang berlangsung menyoroti peran strategis pendidikan tinggi Islam dalam menghadapi dinamika global, dengan fokus pada tiga isu utama: penguatan bahasa dalam komunikasi ilmiah internasional, peningkatan akses pendidikan yang inklusif, serta kontribusi perguruan tinggi dalam pembangunan berkelanjutan.
Wakil Rektor 1 UNISMA Malang menuturkan bahwa forum internasional memiliki peran penting dalam membangun kolaborasi jangka panjang. “Kami melihat peluang besar untuk memperkuat kerja sama internasional, khususnya dalam bidang pengembangan mahasiswa, pertukaran akademik, dan kegiatan kemahasiswaan berbasis global. Ini menjadi bagian penting dalam meningkatkan daya saing lulusan UNISMA di tingkat internasional,” ungkapnya.
Sementara itu, Wakil Rektor 3 UNISMA Malang menyampaikan bahwa partisipasi dalam konferensi ini memberikan pengalaman berharga dalam memperluas perspektif global. “Diskusi yang berlangsung membuka perspektif baru tentang bagaimana pendidikan tinggi Islam harus beradaptasi di tengah perubahan dunia. Ini sangat relevan dengan langkah UNISMA menuju world class university,” ujarnya.
Kegiatan konferensi ini diikuti oleh Beberapa perguruan tinggi Indonesia lainnya seperti, Universitas Sebelas Maret, Universitas Negeri Makassar, UIN Raden Intan Lampung, UIN Alauddin Makassar, IAIN Pontianak, Politeknik Assalam, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Universitas PGRI Madiun, Universitas Negeri Yogyakarta, serta Universitas Negeri Malang.
Keterlibatan UNISMA dalam kegiatan ini sejalan dengan strategi internasionalisasi kampus yang berfokus pada peningkatan kualitas publikasi ilmiah, penguatan kolaborasi riset internasional, serta pengembangan program akademik berbasis standar global.
Melalui partisipasi ini, UNISMA semakin menegaskan komitmennya sebagai perguruan tinggi yang terus bertransformasi menuju world class university, dengan mengedepankan nilai keislaman, inklusivitas, serta keberlanjutan dalam menjawab tantangan global.




